AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon membawa kabar positif dari Jakarta setelah memperoleh dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI untuk memperkuat layanan sosial di daerah.
Selain mengusulkan pembangunan rumah dhuafa, Kota Ambon juga dipastikan menerima bantuan satu unit mobil ambulans yang dijadwalkan tiba pada bulan September 2026.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Pemkot Ambon, Baznas Kota Ambon, dan Baznas RI yang berlangsung di ruang pertemuan Pimpinan Baznas RI di Jakarta, Kamis (18/6).
Delegasi Pemkot Ambon dipimpin Staf Ahli Walikota Ambon Bidang Politik, Hukum, dan Aparatur yang juga Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemkot Ambon, Fenly Masawoy, didampingi Kadis Sosial, Wendy Pelupessy, Plt Kabag Kesra, M Aulia Waliulu, serta Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Baznas Kota Ambon, Hendra Abubakar.
Rombongan Pemkot Ambon ini diterima Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, bersama jajaran pimpinan dan pejabat BAZNAS RI.
Dalam audiensi tersebut, Pemkot Ambon mengajukan proposal pembangunan rumah singgah atau rumah dhuafa yang direncanakan dikelola secara kolaboratif oleh Dinas Sosial Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon. Skema pembiayaan pembangunan fasilitas tersebut diusulkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS RI.
Staf Ahli Wali Kota Ambon Bidang Politik, Hukum, dan Aparatur yang juga Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemkot Ambon, Fenly Masawoy menjelaskan, kebutuhan rumah singgah menjadi salah satu persoalan sosial yang mendesak untuk ditangani di Kota Ambon.
“Kehadiran fasilitas tersebut sangat penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial sementara di Kota Ambon,” ucap Fenly.
Selain pembangunan rumah dhuafa, Pemkot Ambon juga mengajukan bantuan satu unit mobil ambulans guna mendukung program BAZNAS Tanggap Darurat di Kota Ambon.
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah turut melakukan konsultasi terkait penguatan kelembagaan, strategi pengumpulan zakat, serta pengembangan program pemberdayaan sosial.
Fenly menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan BAZNAS RI kepada Pemerintah Kota Ambon, serta berharap sinergi antara Pemkot Ambon, BAZNAS RI, dan BAZNAS Kota Ambon terus diperkuat demi menghadirkan program sosial yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci utama untuk menghadirkan program-program sosial yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon,” pungkasnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, menilai keberadaan rumah singgah akan memberikan manfaat besar dalam penanganan berbagai persoalan sosial di wilayah perkotaan.
“Rumah singgah dapat menjadi tempat penanganan sementara bagi kelompok rentan yang membutuhkan bantuan sosial maupun layanan kemanusiaan,” ucap Wendy.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, memaparkan rencana pembangunan rumah dhuafa yang akan berlokasi di lingkungan Kantor BAZNAS Kota Ambon dan dikelola bersama dengan Dinas Sosial Kota Ambon.
Menanggapi usulan tersebut, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, mengapresiasi langkah Pemkot Ambon dalam memperkuat pengelolaan zakat dan pelayanan sosial.
Menurutnya, BAZNAS RI saat ini memiliki 10 Program Prioritas tahun 2026 yang dijalankan di berbagai daerah. Namun untuk tahun berjalan, fokus utama masih diarahkan pada pembangunan rumah sehat BAZNAS.
“Usulan pembangunan rumah dhuafa dari Pemkot Ambon dan BAZNAS Kota Ambon akan kami kaji dan bahas lebih lanjut sebagai salah satu usulan program prioritas BAZNAS RI untuk tahun anggaran 2027,” ucap Agus.
Kabar menggembirakan juga datang dari sektor layanan kesehatan dan kemanusiaan dimana Plt Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, memastikan permohonan bantuan satu unit mobil ambulans untuk Kota Ambon akan diakomodasi melalui BAZNAS Kota Ambon.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan 10 Program Prioritas BAZNAS RI tahun 2026. Penyerahan simbolis dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, sementara kendaraan ambulans diperkirakan tiba dan mulai beroperasi di Kota Ambon pada September 2026.
Di sisi lain, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, Adhi Kelvianto Septha, menyoroti capaian pengumpulan zakat di Kota Ambon yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Ia mendorong BAZNAS Kota Ambon untuk menghadirkan strategi yang lebih inovatif dan kolaboratif guna mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat.
Menurut Adhi, peningkatan pengumpulan dana umat akan berdampak langsung terhadap besarnya dukungan program yang dapat diberikan BAZNAS RI kepada daerah.(S-30)