AMBON, Siwalima.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Ambon mencatat, capaian perekaman KTP elektronik di wilayah tersebut telah mencapai 96 persen.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Ambon, Hanny M S Tamtelahitu mengaku, capaian tersebut menjadi dasar penting dalam penyaluran berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial.
“Pelaksanaan perekaman KTP elektronik di Kota Ambon sudah sampai pada angka 96 persen. Ini menjadi dasar untuk pemberian bantuan sosial, baik melalui KTP elektronik maupun Identitas Kependudukan Digital,” ungkap Hanny kepada Siwalima.id di Ambon, Sabtu (21/2).
Menurutnya, meskipun tingkat kepemilikan e-KTP sudah cukup tinggi, pihaknya kini memfokuskan perhatian pada aktivasi IKD yang persentasenya masih tergolong rendah.
“Saat ini yang sementara kita genjot adalah aktivasi IKD. Angkanya masih di bawah, sehingga kami gencar melakukan aktivasi. Sementara ini dilakukan di kantor-kantor dan perkantoran pemkot, dan selanjutnya akan kami lakukan juga di kelurahan dan desa,” jelas Tamtelahitu.
Ia menegaskan, aktivasi IKD sangat penting karena seluruh data kependudukan masyarakat akan terintegrasi dalam database kependudukan Kota Ambon. Selain itu, IKD menjadi salah satu dasar dalam pemberian santunan maupun bantuan sosial dari pemerintah.
Karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan datang langsung melakukan aktivasi IKD.
“Harapan kami, masyarakat mengambil ini sebagai peluang untuk datang melakukan aktivasi, sehingga semua data mereka tercover di database kependudukan, khususnya untuk aktivasi IKD yang menjadi dasar pemberian santunan dan bantuan sosial,” pungkasnya.(Mg-1)