AMBON, Siwalima.id - Generasi muda Maluku, diharapkan bisa meneladani semangat kepahlawanan Martha Christina Tijahahu, yang sejak berusia 17 tahun, berjuang dan mengobarkan perlawanan terhadap penjajah di Maluku.
Demikian dikatakan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat memimpin upacara peringatan hari pahlawan nasional Martha Christina Tijahahu ke-208, Jumat (2/1).
Dalam kegiatan yang berlangsung di tugu Martha Christina Tijahahu Karang Panjang, HL sapaan akrab Gubernur Maluku, berharap agar semua generasi muda Maluku dapat meneladani semangat perjuangan Martha Christina Tijahahu.
"Peringatan ini dapat dijadikan moment untuk mengenang patriotisme dan semangat kepahlawanan seorang Martha Christina Tijahahu agar terus menjadi warisan sejarah yang abadi bagi setiap generasi muda Maluku," ucap HL.
Perjuangan srikandi Maluku Martha Christina Tijahahu sejak usia remaja itu bagi sebagian besar perempuan Maluku kala itu adalah masa-masa menikmati hidup yang penuh gejolak.
Namun putri kapten Paulus Tijahahu itu justru memilih terjun ke medan laga, berperang bersama ayahnya dalam usia yang masih sangat belia, untuk memperjuangkan kemerdekaan dan membela harkat serta martabat rakyat Maluku.
HL mengungkapkan terdapat dua pelajaran berharga bagi generasi muda Maluku dan Indonesia pada umumnya masa kini yakni usia muda bukanlah periode waktu untuk dinikmati dengan hidup berfoya-foya dan bersikap hedonis tetapi sebuah usia emas untuk menunjukkan peran, prestasi dan eksistensi diri yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Keteladanan seorang Martha Christina Tijahahu menunjukkan perempuan Maluku tidak boleh dipandang remeh tetapi perempuan Maluku baik sebagai individu dan warga negara maupun sebagai sumber insan pembangunan, mempunyai hak dan kewajiban serta kesempatan yang sama dengan kaum pria di sektor publik dalam segenap kegiatan pembangunan di segala bidang kehidupan.
"Saya sangat mengapresiasi pilihan tema hut Martha Christina Tijahahu yang ke-208, yakni “Meneladani perjuangan Martha Christina Tijahahu untuk membangun nasionalisme generasi muda maluku”. Tema ini sangat relevan, menyoroti semangat kepahlawanan, keberanian, dan pengorbanan seorang srikandi muda dari Maluku yang dapat menjadi inspirasi abadi bagi pemuda dan pemudi masa kini" jelasnya.
Ketua Gerindra Maluku ini juga berharap dengan meneladani nilai-nilai ini, generasi muda dapat menginternalisasi semangat juang martha christina tijahahu untuk membangun nasionalisme yang kokoh dan relevan di era modern.
Terutama bagi generasa muda dan kaum perempuan Maluku HL mengajak untuk bangkit sebagai pejuang pembangunan, menunjukkan inovasi, prestasi dan karya nyata dalam membangun kesejahteraan rakyat.
"Pemerintah Provinsi Maluku akan terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, generasi muda Maluku, agar setiap pemuda tumbuh sebagai generasi muda yang cerdas dan berkualitas, cerdas intelektual, spiritual dan emosional agar mereka semua menjadi pejuang dalam pembangunan di provinsi kepulauan ini," tegas HL. (S-20)