AMBON, Siwalima.id - Menjelang akhir tahun 2025, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan sejumlah capaian yang berhasil dicapai Pemerintah Provinsi Maluku.
Pencapaian itu disampaikan gubernur dalam pidato akhir tahun 2025 yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur di kawasan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (31/12).
Momentum pergantian tahun kata gubernur, selalu menyisihkan refleksi, evaluasi dan tekad untuk melangkah lebih baik lagi kedepan, khususnya untuk mewujudkan pembangunan Maluku yang inklusif dan berkelanjutan dengan fokus pada visi dan misi transformasi menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera, menuju Indonesia emas 2045 yang dipertegas dengan misi Sapta Cipta Lawamena.
"Kami telah bekerja kurang lebih 10 bulan guna memperbaiki apa yang salah, membenahi apa yang kurang dan menata ulang apa yang terbengkalai. Dalam masa pemerintahan ini berbagai upaya perbaikan tata kelola pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik terus didorong dan dimaksimalkan," ucap gubernur.
Gubernur juga membeberkan beberapa program strategis nasional yang telah diimplementasikan di Maluku, diantaranya makan bergizi gratis, sekolah rakyat, koperasi merah putih, penanganan inflasi, penurunan stunting, penyelesaian bendungan Wai Apo, Maluku Integrated Port, Hilirisasi Sagu, hingga pembangunan Costal Road.
Guna mewujudkan tugas-tugas tersebut, gubernur mengaku, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi serta kolaborasi dari berbagai pihak, dan berkat kerja keras maka pemerintah berhasil merealisasikan beberapa capaian penting selama tahun 2025.
Ditengah kondisi daerah yang penuh tantangan, gubernur mengaku, status perekonomian Maluku berada dalam sentimen positif dan akan terus tumbuh beriringan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.
“BPS Maluku mencatat beberapa indikator makro ekonomi antara lain, pertumbuhan ekonomi Maluku triwulan III 2025 mencapai 4.31 persen lebih tinggi dari triwulan II sebesar 3.39 persen dan diharapkan di triwulan ke IV akan menembus angka 5 persen, sedangkan tingkat kemiskinan mengalami penurunan dari 15.78 persen pada September 2024 menjadi 15.38 persen pada Maret 2025,” beber gubernur.
Sementara dari sisi inflasi tahunan kata gubernur, Maluku pada November 2025 sebesar 2.33 persen (y.o.y) lebih rendah dari nasional sebesar 2.72 persen (y.o.y) dengan tingkat inflasi tetap terjaga berkat sinergi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga ketersediaan dan distribusi bahan pokok.
Capaian lain yang membanggakan lainnya, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 74.09 poin atau meningkat 0.69 poin dari tahun 2024 yang hanya sebesar 73.40 poin, dimana capaian ini menunjukkan Maluku telah berada pada kategori tinggi.
Pemprov juga telah bekerja keras untuk mengamankan daya beli masyarakat, menjamin ketersediaan stok bahan pokok menjelang perayaan Nataru dengan langkah pengamanan ketersediaan stok di seluruh kabupaten/kota.
"Saya berharap masyarakat Maluku tidak perlu khawatir sebab berdasarkan neraca pangan, Provinsi Maluku berada pada status aman terjamin sampai dengan 3 bulan kedepan," ucap gubernur.
Selain itu menurut gubernur, berbagai kemajuan pembangunan yang dilakukan telah mendapatkan apresiasi pemerintah pusat seperti, penghargaan atas keberhasilan meningkatkan indeks reformasi birokrasi sebesar 27.03 poin berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi tahun 2024.
Pemprov juga mendapatkan penghargaan SPM Awards 2025 sebagai provinsi terbaik dalam penerapan SPM untuk wilayah Maluku - Papua dan predikat provinsi terbaik kedua untuk wilayah Nusa Tenggara Maluku Papua juga diraih TPID Maluku pada ajang TPID Award 2025.
Pemprov juga berhasil meraih anugerah keterbukaan informasi publik 2025 sebagai bahan publik berkualifikasi informatif pada kategori pemprov dengan nilai 92.10 dan yang terbaru, berdasarkan hasil penilaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) KPK, menunjukkan Maluku telah berada di zona hijau setelah selama beberapa tahun terakhir berada di zona merah.
"Capaian ini berkat langkah dan kebijakan pemprov untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik secara adil inklusif transparan dan akuntabel, sesuai misi pertama pembangunan 2025-2029 telah berada pada jalur yang tepat," tutur gubernur.
Dari aspek Kamtibmas lanjut gubernur, sepanjang tahun ini kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terpelihara dengan baik, karenanya pemprov patut memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri serta seluruh elemen masyarakat yang telah bersama-sama mewujudkan Maluku yang aman dan damai.
Terhadap kondisi Kamtibmas yang kondusif ini, gubernur tidak henti-henti mengajak semua masyarakat untuk terus merawat kerukunan dan persaudaraan yang sudah dicapai, karena pada dasarnya menghadirkan kerukunan dan memuliakan persaudaraan adalah cara orang Maluku membangun pilar-pilar peradaban kemanusiaan sambil terus bersyukur atas anugerah Tuhan bagi Maluku.
Disamping capaian ini, ada banyak tugas yang tertunda dan belum dapat dikerjakan, sebab membangun Maluku tidak mungkin dilakukan satu, dua orang atau sekelompok masyarakat tertentu saja, namun harus dalam satu barisan kebersamaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat yang terus melangkah dalam semangat persatuan dan kesatuan yang terangkai utuh dalam kebhinekaan, serta terjaga rapih dalam bingkai NKRI.
"Optimis ini bukanlah tanpa makna, sebab realitas perjuangan selaku pemerintah dan masyarakat untuk membangun Maluku dengan segala tantangan akan terus bergerak maju, terus berbenah diri melintasi waktu dan zaman," imbuh gubernur.
Gubernur menegaskan, orang-orang Maluku adalah orang yang dibesarkan dengan tradisi dan kearifan para leluhur, sagu salempeng patah dua, ale rasa beta rasa, pela gandong yang selalu mengedukasi masyarakat untuk selalu mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi atau golongan.
"Kita boleh saja berbeda pandangan agama, suku, bahasa atau warna kulit, tetapi sejatinya kita adalah orang basudara yang hidup diatas tanah yang sama. Hidup ditanah warisan leluhur yang sama-sama mewarisi semangat Siwalima," tandas gubernur.
Dipenghujung tahun 2025, gubernur turut menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Maluku dan kabupaten/kota bupati/walikota se-Maluku dan jajaran, seluruh ASN Pemprov Maluku, pimpinan TNI-Polri, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, parpol, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para raja dan kepala desa, insan pers, ormas, LSM dan seluruh lapisan masyarakat Maluku yang terus mendukung tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Maluku apabila sejumlah sasaran dan target pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik belum maksimal ataupun belum dapat kami lakukan, tapi percayalah sebagai gubernur kami terus bekerja par Maluku pung bae," tutup gubernur.(S-20)