SIWALIMA.id > Berita
Ini Tujuan Walikota Rombak Birokrasi
Online | Sabtu, 23 Agustus 2025 pukul 04:44 WIT

AMBON, Siwalimanews – Walikota Ambon Bodewin Watrimena resmi merombak birokrasi, perombakan ini dilakukan yang bertujuan untuk membentuk tim kerja yang tangguh demi mewujudkan visi-misi pemkot kedepan.

Dengan Slogan Beta Par Ambon, Ambon Par Samua, walikota ingin mewujudkan Ambon Manise yang inklusif, toleran dan berkelanjutan.

“Proses pelantikan dan pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilakukan hari ini semata- semata untuk mejudkan tim kerja yang tangguh dan kompak dengan tujuan untuk mewujudkan visi dan misi walikota dan wakil walikota, ” ungkap walikota saat pelantikan pejabat tinggi pratama di Terminal Transit Passo, Jumat (22/8).

Walikota mengaku, para pejabat yang dilantik ini, sebelumnya telah melalui proses tahapan yang panjang. Yang mana sebelumnya diawali dengan permohonan ijin dari Kemendagri yang selanjutnya dibentuk panitia seleksi uji kompetensi.

“Proses pelantikan hari ini telah memenuhi ketentuan perundang-undangan. Dimana rangkaian proses panjang yang diawali dengan permohonan ijin dari kementerian kemudian dilanjutkan dengan pembentukan panitia seleksi uji kompetensi dalam menilai kapasitas, kapabilitas dan hasilnya kemudian diserahkan walikota. Maka kemudian diusulkan kembali ke Kemendagri dalam rangka mengangkat dan meroling para pejabat, ” jelas walikota.

Oleh sebab itu kata walikota, para pejabat yang dilantik sudah sangat pantas dan layak untuk masuk di dalam tim kerja walikota dan wakil walikota dalam mewujudkan visi-misi dan berbagai program prioritas.

“Karena itu saya mau bilang kepada teman-teman yang baru saja dilantik, tidak ada jabatan yang bagus dan tidak bagus. Pasti ada plus dan minusnya, tapi percayalah bahwa saudara-saudara pantas untuk menduduki jabatan-jabatan itu,” tandas walikota.

Walikota mengaku, dengan adanya pelantikan ini, pasti ada pihak-pihak yang sudah berprasangka, bahwa para pejabat yang melawannya dalam Pilkada lalu akan ditempatkan pada posisi yang tidak baik atau bisa saja di nonjobkan.

Jika berpikir demikian maka itu salah, sebab para pejabat yang dilantik ini tidak ada kaitannya dengan hal itu dan bahkan tidak ada ASN yang dinonjobkan.

“Tidak ada satupun yang dinonjobkan. Saya rasa sebelum pelantikan saya sudah panggil satu-persatu dan berdiskusi secara pribadi dan bertukar pikiran untuk bagaimana menjadikan kota ini lebih baik dan bukan untuk kepentingan kelompok. Semua tujuannya hanya untuk menjadikan Ambon jadi lebih maju dan berdaya saing,” tegas walikota.

Setelah ini kata walikota, pemkot kembali akan melakukan seleksi terbuka kepada para pejabat untuk mengisi tujuh  jabatan kepala dinas yang  kosong akibat perombakan yang dilaksanakan hari ini.

“Selanjutnya kita akan melakukan seleksi terbuka terhadap pimpinan tinggi pratama yang masih kosong. Sebab karena rolling jabatan ini, tersisa 7 jabatan pimpinan OPD yang masih kosong dan akan dilakukan seleksi terbuka dan sudah kami surati ke BKN untuk minta pertimbangan pelaksanaannya,” ucap walikota.

Terkait seleksi terbuka itu, tambah walikota, seluruh pejabat eselon III berhak mengikuti seleksi tersebut, sehingga pada akhirnya 7 jabatan tersebut dapat terisi.

“Setelah seleksi terbuka untuk 7 jabatan itu, maka akan dilanjutkan lagi dengan proses mutasi atau rolling pengisian jabatan eselon III dan IV, bahkan sampai pada tingkat kelurahan. Hal ini untuk mewujudkan tim kerja yang tangguh dan kompak dengan tujuan untuk mewujudkan visi dan misi walikota dan wakil walikota,” tandasn walikota.(S-29)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps