SIWALIMA.id > Berita
Kapolda Dorong Pelestarian Sagu dan Budaya Lokal Lewat Ekowisata Negeri Rutong
Online | Selasa, 4 November 2025 pukul 10:59 WIT

AMBON, Siwalima.id - Dalam upaya memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi masyarakat, Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto, melakukan kunjungan kerja ke Ekowisata Sagu Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Senin (3/11).

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polda Maluku dalam mendukung pelestarian kearifan lokal sekaligus penguatan potensi ekonomi berbasis masyarakat adat. Kapolda hadir bersama Wakapolda Brigjen Imam Thobroni, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, serta sejumlah pejabat utama Polda Maluku.

Di lokasi, Kapolda bersama rombongan meninjau langsung proses pengolahan sagu mulai dari pengambilan bahan baku di hutan hingga menjadi tepung sagu siap konsumsi.

Ia bahkan turut mempraktikkan proses “nani sagu” atau menumbuk empelur batang sagu dengan alat tradisional, diiringi musik ukulele dan nyanyian anak-anak SD Negeri Rutong.

“Sagu bukan hanya sumber pangan, tetapi juga simbol budaya dan ketahanan pangan masyarakat Maluku. Melestarikannya berarti menjaga masa depan generasi mendatang,” ujar Kapolda.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, Irjen Dadang juga mencicipi berbagai kuliner berbahan dasar sagu seperti mie sagu, sinole, hingga minuman hasil inovasi warga Rutong seperti jus tomi-tomi dan teh kelor.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menuturkan kunjungan ini merupakan bagian dari sinergi Polri dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan ekowisata berbasis komunitas.

“Diharapkan Ekowisata Sagu Rutong dapat menjadi pilot project yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.

Tak hanya meninjau ekowisata, suasana penuh kehangatan juga tercipta saat Kapolda dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku bermain ukulele bersama anak-anak SD Negeri Rutong. Momen itu memperlihatkan sisi humanis Polri yang dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda.

“Kami ingin anak-anak tumbuh tanpa rasa takut terhadap polisi, tapi mengenal polisi sebagai sahabat dan pelindung mereka,” ujar Kapolda.

Melalui pendekatan budaya dan edukasi, Polda Maluku berupaya membangun keamanan yang berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan semangat “Polri Presisi”, di mana aparat hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra dalam menjaga harmoni sosial dan melestarikan budaya lokal. (S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps