SIWALIMA.id > Berita
Kemensetneg dan Aktivis 98 Resolution Network Bagikan Tali Kasih Natal Presiden
Online | Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 14:39 WIT

AMBON, Siwalima.id – Kementerian Sekretariat Negara bekerjasama dengan Jaringan aktivis 98 Resolution Network dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, membagikan Tali Kasih Natal Presiden Prabowo Subianto di Kota Ambon.

Pemberian Tali Kasih Natal Presiden Prabowo itu dalam bentuk paket sembako yang dibagikan kepada kurang lebih 2 ribu masyarakat kurang mampu di Kota Ambon, Sabtu (20/12).

Pembagian yang berlangsung di Baileo Oikumene ini, merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada umat Kristiani di Maluku dalam momentum menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

2 ribu warga yang mendapatkan tali kasih Natal ini, sebelumnya didata oleh masing-masing Desa/Negeri dan Kelurahan di Kota Ambon.

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Ngatoila disela-sela pembagian tali kasih itu menyampaikan  permohonan maaf, karena Menteri dan Wakil Menteri Sekretaris Negara tidak dapat hadir secara langsung, lantaran agenda kenegaraan yang tidak dapat diwakilkan. Meski demikian, pemerintah tetap mendukung penuh kegiatan sosial tersebut.

“Bingkisan ini memang tidak seberapa nilainya, tetapi ini adalah wujud kepedulian dan keinginan Presiden untuk selalu dekat dengan masyarakatnya,” ujar Ngatoila di sela-sela pembagian sembako itu.

Menurutnya, semangat kegiatan ini sejalan dengan nilai gotong royong, saling menjaga dan memanusiakan manusia, yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.

Ditempat yang sama, Komisaris BRI Insurance yang juga bagian dari 98 Resolution Network Nasional, Wahab Talaohu menjelaskan, jaringan ini beranggotakan para mantan aktivis Reformasi 1998 yang kini tersebar di berbagai profesi, mulai dari aktivis sosial, jurnalis, hingga pengusaha dan pejabat BUMN.

Menurut Wahab, gerakan warga peduli warga ini merupakan inisiatif berkelanjutan yang dijalankan untuk bersinergi dengan program pemerintah, khususnya pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami ingin pastikan CSR perusahaan, khususnya BUMN, benar-benar dirasakan oleh warga yang paling rentan. Negara tidak boleh membiarkan rakyatnya lapar di tengah lumbung padi,” tandas Wahab.

Ia menegaskan, kegiatan Tali Kasih Natal ini merupakan bentuk empati dan cinta kasih Presiden Prabowo Subianto kepada umat Kristiani di Maluku dalam momentum Natal dan Tahun Baru.

“Bukan soal besar kecilnya sembako, tetapi kehadiran empati dan keadilan sosial. Kasih harus disertai dengan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandas Wahab.

Ia menyebutkan, kegiatan serupa telah dilakukan di berbagai daerah seperti Jakarta, Medan, Lampung, Surabaya, Manado, NTT, Bekasi, dan Banten. Selain itu, jaringan 98 juga rutin menggalang dana kemanusiaan, termasuk bantuan untuk korban bencana di Aceh.

Perwakilan 98 Resolution Network Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy menambahkan, kegiatan ini murni bersifat kemanusiaan dan tidak memiliki kepentingan politik.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian Presiden Prabowo kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya umat Kristiani di Maluku. Tidak ada agenda lain selain kemanusiaan dan sosial,” ucap Sahetapy.

Menurutnya, momentum Minggu Adventus menjelang Natal menjadi pengingat pentingnya menabur kebaikan dan ketulusan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami belajar dari ketulusan Presiden Prabowo yang terus bekerja untuk rakyat. Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Sahetapy.

Wakil Ketua I Sinode GPM, Peneta Ricardo A Rikumahu mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai, pembagian bingkisan Natal di tengah tekanan ekonomi masyarakat memberikan harapan dan penguatan iman.

“Sebagai gereja, kami melihat ini sebagai berkat Tuhan yang disalurkan melalui tangan-tangan yang penuh kasih,” ujarnya.

Pangdam XV Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo dalam sambutannya menekankan, pentingnya menjadikan kebaikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Bahkan ia mengibaratkan hidup seperti lilin yang menyala untuk menerangi sekitarnya.

“Kita hidup sementara. Karena itu, mari kita terus berbuat baik di mana pun kita berada,” ajak Pangdam.

Hal senada juga disampaikan perwakilan Polda Maluku, bahwa kasih dan kepedulian sosial merupakan kunci menjaga keamanan dan harmoni di Maluku.

Kegiatan Tali Kasih Natal ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meneguhkan semangat solidaritas dan persaudaraan di Bumi Raja-raja.(S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps