AMBON, Siwalima.id – Kajati Maluku, Rudy Irmawan, bersama Pangdam XV Pattimura, Mayjen Dody Triwinarto, membahas kolaborasi dalam penegakan hukum serta dukungan pengamanan pada kawasan penambangan Blok Masela yang berada di Kabupaten Tanimbar.
Pembahasan itu, berlangsung dalam kunjungan silaturahmi Pangdam ke Kejati Maluku, Senin (8/6).
Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan ini, terkait kolaborasi dalam penegakan hukum serta dukungan pengamanan pada kawasan penambangan Blok Masela yang berada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Pasalnya, penambangan di kawasan Blok Masela merupakan salah satu proyek strategis nasional yang memiliki nilai dan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, sehingga memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, guna memastikan pelaksanaannya berjalan aman, tertib dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam pertemuan itu kajati menjelaskan, pihak kejaksaan siap mendukung setiap upaya pengamanan investasi strategis melalui fungsi penegakan hukum, pengawasan, serta pendampingan hukum sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Sinergi yang terjalin antara Kejaksaan dan TNI diharapkan mampu menciptakan stabilitas keamanan dan kepastian hukum yang kondusif bagi percepatan pembangunan di Maluku,” ucap kajati.
Sementara itu, Pangdam XV Pattimura menegaskan, komitmen TNI untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Kejaksaan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, termasuk mendukung keberlangsungan proyek-proyek strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pertemuan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen bersama antara Kejaksaan Tinggi Maluku dan Kodam XV/Pattimura dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung keberhasilan pembangunan dan investasi strategis di Provinsi Maluku.
Dalam kunjungan itu, Pangdam XV Pattimura didampingi Kolonel Infantri Rooy Chandra Sihombing selaku Asisten Intelijen, Kolonel Inf Nuryanto Asops, Kolonel Cpn Khoirun Komandan POM, serta Letkol Inf Ahmad Hadi selaku Dandenintel.
Sementara Kejati didampingi, Wakajati Datuk Rosihan Anwar, Asisten Pembinaan Cahyadi Sabri, Asisten Intelijen Diky Oktavia, Aspidsus I Wayan Suardi, Asisten Tindak Pidana Khusus Radot Parulian, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Raden Sudaryono, Asisten Pemulihan Aset Devi F. Muskitta, Asisten Pidana Militer Kolonel Chk Satar M. Hutabarat, Asisten Pengawasan Bobby Ruswin, serta Kepala Bagian Tata Usaha Ariyanto Novindra.(S-29)