AMBON, Siwalima.id - Ketua Tim Penggerak PKK Maluku, Maya Baby Lewerissa, mendorong adanya pelibatan kaum perempuan dalam pembangunan daerah secara maksimal.
Hal ini disampaikan Lewerissa pada peringatan Hari Kartini di Lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku yang berlangsung di Lantai VII Kantor Gubernur, Rabu (21/4).
Lewerissa menjelaskan, peringatan hari Kartini bukan sekedar seremonial, namun sebagai momentum untuk mengenang perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.
Semangat yang ditinggalkan Kartini harus dihidupkan dalam diri setiap perempuan Maluku untuk menjadi pribadi yang kuat, mandiri, berdaya saing dan berkontribusi nyata dalam keluarga, masyarakat, daerah dan negara.
“Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa khususnya daerah Provinsi Maluku karena itu kita harus mendorong pelibatan kaum perempuan untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah,” jelas Lewerissa.
Lewerissa mengaku, saat ini memang kaum perempuan telah mendapatkan hak yang setara dengan kaum pria seperti pada aspek pendidikan, kesejahteraan hingga menduduki posisi strategis di pemerintahan.
Namun kedepannya keterlibatan kaum perempuan dalam berbagai sektor strategis harus tetap diberikan sebagai bentuk komitmen negara dalam menjamin emansipasi perempuan di Maluku.
Untuk memaksimalkan peran perempuan, maka Lewerissa minta semua perempuan di Maluku untuk meningkatkan kapasitas diri seiring dengan perkembangan zaman sekaligus menjaga persatuan di Maluku.
"Sebagai Ketua TP-PKK, saya tekankan pentingnya peran perempuan sebagai bagian dari mitra pembangunan bangsa dengan memperkuat 10 program pokok PKK agar perempuan di Maluku semakin aktif, kreatif dan inovatif serta mampu menghadapi tantangan,” tandas Lewerissa.
Keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah kata Lewerissa, sejalan dengan Sapta Cipta Lawamena yakni memperkuat pembangunan SDM, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan prestasi olahraga, sekaligus menjamin kesetaraan gender dan penguatan peran perempuan, pemuda serta penyandang disabilitas dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap peran perempuan semakin dimaksimalkan dalam pembangunan daerah par Maluku pung Bae,” harap Lewerissa.(S-20)