TIAKUR, Siwalimanews – Perkembangan digitalisasi keuangan yang pesat beberapa tahun terakhir menyederhanakan transaksi keuangan menjadi lebih cepat, aman dan efisien.
Digitalisasi keuangan telah mengubah pola hidup masyarakat melakukan transaksi keuangan. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten MBD terus mendorong peningkatan capaian Elektronikfikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)
Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach, dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Rabu (9/7) menjelaskan, kebijakan Elektronikfikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sejak 2021 telah dilaksanakan oleh Pemkab MBD melalui Perda Nomor: 8 tahun 2021 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Perda Nomor: 1 tahun 2024, tentang Pajak dan Retribusi Daerah serta Perda Nomor: 4 tahun 2024 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
“Penerapan ETPD ini sangat baik dan dapat memperbaiki pengelolaan keuangan pemda sehingga lebih efisien, transparan, serta akuntabel dan pada akhirnya dapat meningkatkan PAD, maka kita terus dorong dan maksimalkan sehingga ada peningkatan,” jelas bupati.
Dalam sistem pengelolaan keuangan daerah lanjut bupati, semuanya telah dilaksanakan dalam bentuk digitalisasi/elektronik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan anggaran hingga pelaporan keuangan.
“Digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah sudah dilaksanakan dan saat ini kita lagi berupaya di tahun ini penerimaan pajak dan retribusi pun didigitalisasi. Hal ini nantinya akan memudahkan pelaku usaha dalam membayar pajak maupun retribusi daerah,” tulis bupati dalam rilis itu.
Masih dalam rilis yang sama, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) MBD Obed O.H Kuara menjelaskan, untuk capaian ETPD Kabupaten MBD tahun 2024 berada pada peringkat satu di Maluku dan urutan 9 di kawasan penilaian Nusampua (Nusa Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Papua).
“Dalam aspek proses penilaian BI misalnya, kategori High Level Meeting (HLM) masih merah, Capacity Building (CB) masih orange dan Literasi Meeting (LM) masih merah. Semoga kerja keras kita tahun ini akan mewujudkan semua aspek proses ini menjadi hijau,” harap Kuara.(S-28)