SIWALIMA.id > Berita
Pemkot Perkuat Kerjasama dengan FST Unpatti
Online | Kamis, 4 Juni 2026 pukul 15:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Untuk memperkuat kualitas pendidikan di daerah, maka Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti kerja sama strategis dengan Fakultas Sains dan Teknologi  Universitas Pattimura.

Selain Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan serta Dinas Perhubungan juga diminta membangun kemitraan dengan fakultas ini dalam pelaksanaan program uji emisi kendaraan bermotor, sebagai langkah pengendalian pencemaran udara di kota.

Instruksi tersebut disampaikan walikota, saat menerima audiensi jajaran pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi Unpatti di Balai Kota, Rabu (3/6) kemarin.

Hasil pertemuan tersebut menurut walikota, tidak boleh berhenti pada tataran diskusi semata, melainkan harus diwujudkan melalui kerja sama konkret dan terukur antara perangkat daerah dengan perguruan tinggi.

“Khusus untuk sektor pendidikan, Dinas Pendidikan harus segera menindaklanjuti kerja sama ini. Kita butuh dukungan dari perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas guru, sekaligus menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini,” ucap walikota.

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi guru sebagai ujung tombak proses belajar mengajar. Guru yang profesional dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan berperan besar dalam mencetak generasi muda yang kreatif, berpikir kritis, serta memiliki daya saing tinggi.

Ia menilai, FST Unpatti memiliki kapasitas akademik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transformasi pendidikan di Kota Ambon, terutama dalam pengembangan literasi digital, pemanfaatan teknologi pendidikan dan penerapan model pembelajaran berbasis sains yang kontekstual sesuai kebutuhan siswa.

Dibidang lingkungan hidup, ia juga memberikan perhatian serius terhadap upaya pengendalian pencemaran udara di kawasan perkotaan. Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah penerapan kebijakan uji emisi kendaraan bermotor secara bertahap.

Untuk itu, Dinas LHP dan Dishub diminta segera berkoordinasi dengan FST Unpatti guna menyiapkan dukungan ilmiah, data, serta asistensi teknis yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Saya instruksikan Kepala Dinas Perhubungan dan Kadis LHP untuk segera tindaklanjuti langkah kolaborasi ini. Pendekatan ilmiah dan dukungan akademik sangat dibutuhkan dalam proses pengukuran kualitas udara, pemetaan data pencemaran, hingga perumusan kebijakan pengendalian yang tepat sasaran di Kota Ambon," tegas walikota.

Ia menjelaskan, pelaksanaan uji emisi tidak hanya bertujuan mengetahui tingkat pencemaran yang dihasilkan kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi dasar ilmiah dalam penyusunan kebijakan lingkungan yang lebih terukur, akurat, dan berbasis data.

Melalui kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, maka Pemerintah Kota Ambon berharap, berbagai program pembangunan dapat didukung oleh hasil penelitian dan kajian ilmiah sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, baik di sektor pendidikan maupun pengelolaan lingkungan hidup.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi harus memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh perangkat daerah terkait wajib segera membangun kemitraan dan menindaklanjuti hasil pertemuan ini ke dalam bentuk program kerja yang konkret,” jelas walikota.(S-30)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps