SIWALIMA.id > Berita
Pemprov Pastikan Pasokan Telur Segera Masuk Maluku
Online | Selasa, 23 Desember 2025 pukul 18:10 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku memastikan, pasokan telur untuk memenuhi kebutuhan selama Natal dan Tahun Baru, segara masuk Ambon melalui Pelabuhan Yos Sudarso.

Jaminan ini, diberikan pemprov, pasca terjadinya kekosongan stok komoditas telur pada beberapa distributor bahan pokok di Kota Ambon, beberapa hari belakangan ini.

Plh Sekda Maluku Kasrul Selang, membenarkan adanya kekosongan stok telur berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan bersama Satgas Pangan di CV Gema Rejeki, Selasa (23/12).

Kasrul mengaku, berdasarkan penjelasan pihak distributor, kekosongan stok telur terjadi karena adanya pembatasan kontainer oleh pihak terkait, sehingga pasokan lebih banyak ke Maluku melalui Pelabuhan Yos Sudarso.

“Memang stok telur di distributor itu kosong dan ini menimbulkan kekhawatiran dari pihak distributor, tapi kita sudah antisipasi itu,” ujar Kasrul kepada wartawan di sela-sela sidak ke CV Gema Rejeki di Desa Passo, Selasa (23/12).

Menurutnya, Disperindag Maluku telah berkoordinasi dengan operator kapal dan dipastikan sore ini juga ada kapal akan merapat dengan membawa pasokan telur dari luar.

Untuk itu, Disperindag Maluku untuk telah diperintahkan, untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna memastikan pasokan telur segara memenuhi pasar dan tidak menghambat masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru.

“Disamping kita tidak ingin perayaan Natal dan Tahun Baru ini terganggu karena kekosongan stok telur, tapi yang lebih penting kita juga antisipasi jangan sampai terjadi inflasi karena kenaikan harga telur dipasaran, jadi pak gubernur sudah minta agar persoalan ini diselesaikan,” ucap Kasrul.

Terlepas dari persoalan stok telur yang kosong, Kasrul memastikan, kebutuhan bahan pokok lainnya tercukupi, bahkan melebihi Tahun Baru sehingga pemerintah provinsi menjamin aman selama Nataru.

Olehs ebab itu, masyarakat dihimbau agar tidak panik dan berbelanja dalam jumlah yang banyak, karena isu kelangkaan dan sebagainya sebab kebutuhan bahan pokok tersedia dan aman.

"Pemerintah daerah menjamin semua aman, jadi masyarakat tidak perlu panik dan berbelanja dalam jumlah yang banyak,” himbau Kasrul.(S-20)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps