SIWALIMA.id > Berita
Pesta Miras Berujung Duka di Desa Rumahtiga
Online | Minggu, 10 Mei 2026 pukul 20:59 WIT

AMBON, Siwalima.id - Suasana pesta minuman keras di sebuah rumah kost di kawasan Lorong Pohon Mangga, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, berubah menjadi tragedi duka yang mendalam.

Pasalnya, Abraham Meute ditemukan tewas. Pemuda berusia 18 tahun asal Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat ini, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon di samping rumah kostnya, Sabtu malam (9/5).

Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau Pulau Lease, Ipda Jane Luhukay kepada wartawan di Ambom, Minggu (10/5) menjelaskan, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di balok kap sisi luar kiri bangunan kost sekitar pukul 22.45 WIT.

Berdasarkan keterangan saksi Disyon Lesiela (19), awalnya ia bersama sejumlah rekannya mendatangi kamar kost korban sekitar pukul 22.00 WIT. Saat itu korban bersama teman-temannya sementara mengkonsumsi minuman keras di dalam kamar.

Tak lama kemudian, korban keluar menuju bagian belakang teras dapur sambil memainkan telepon genggamnya.

"Saksi sempat mengikuti dan memanggil korban, namun tidak mendapat respons sehingga kembali bergabung bersama rekan lainnya di kamar kost," jelas Ipda Jane mengutip keterangan saksi. 

Sekitar 45 menit kemudian, saksi keluar ke teras depan kost dan menemukan telepon genggam milik korban tergeletak di lantai depan bangunan. Merasa curiga, saksi kemudian mencari korban di sekitar lokasi.

“Saat tiba di samping kiri kost, saksi terkejut melihat korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali nilon yang terikat pada balok kap rumah kost,” beber Ipda Jane. 

Melihat kejadian itu lanjut Ipda Jane, saksi langsung berteriak memanggil rekan-rekannya dan berusaha melepaskan tali yang melilit leher korban, sebelum membawa korban ke RSUP Leimena untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun setibanya di Instalasi Gawat Darurat RSUP Leimena sekitar pukul 23.00 WIT, dokter jaga menyatakan korban telah meninggal dunia.

Menerima laporan tersebut, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi korban di rumah sakit, serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

“Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup lantaran mengalami kekecewaan terhadap orang tuanya,” ucap Ipda Jane. 

Menurut Ipda Jane, jenazah korban direncanakan akan dibawa ke Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk dimakamkan pihak keluarga.(S-10)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps