AMBON, Siwalima.id - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku, menjamin layanan konsumsi Jemaah Calon Haji sesuai standar kualitas dan higienis.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk PPIH Maluku memberikan pelayanan prima kepada JCH selama menjalani ibadah haji sesuai perintah Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Untuk menjamin layanan konsumsi JCH sesuai standar kualitas dan higienis, PPIH menggandeng PT Aeroprima sebagai perusahaan yang bergerak di bidang layanan makanan untuk jemaah haji dengan standar tinggi dalam kualitas dan higienitas.
“Kerja sama kita dengan PT Aeroprima bertujuan untuk menghadirkan layanan konsumsi yang berkualitas, higienis, dan sesuai kebutuhan jemaah,” ucap Ketua PPIH Maluku, Kasrul Selang kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Jumat (8/5).
Kerja sama ini kata Kasrul, menjadi bagian dari komitmen PPIH dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah sejak berada di embarkasi hingga menuju tanah suci.
PPIH berkeinginan agar pelayanan bagi para jemaah maksimal, sehingga jemaah akan merasa nyaman selama proses keberangkatan.
Ia juga berharap, seluruh pelayanan yang diberikan dapat memberikan kesan baik bagi jemaah serta menjadi nilai ibadah bagi seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
“Saya berharap semoga pelayanan yang kami berikan dapat membawa kesan yang baik bagi para jemaah dan menjadi amalan bagi kita semua,” ucap Kasrul.
Kasrul menegaskan, PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku berkomitmen, untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis dan berkualitas demi mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
General Manager PT Aeroprima, Dewa Kusuma mengaku, berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan operasional pelayanan konsumsi jemaah haji.
“Untuk persiapan ini memang sudah kami lakukan sejak jauh hari. Semua harus melalui proses karena kami tidak bekerja secara sembarangan. PT Aeroprima telah tersertifikasi ISO 22.000 sehingga seluruh proses pelayanan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi bersama PPIH, pihaknya telah menyiapkan tiga variasi menu utama untuk jemaah, yakni menu ikan, menu ayam, serta menu daging sapi atau sate.
“Kami sangat memperhatikan standar keamanan pangan, mulai dari food safety hingga aspek hygiene dan sanitasi makanan itu sendiri, sehingga makanan yang disajikan benar-benar aman dan layak dikonsumsi oleh jemaah,” bebernya.(S-20)