NAMLEA, Siwalima.id - Anggota DPRD Kabupaten Buru asal Partai Demokrat, Erwin Tanaya memberangkatkan Ibu Maryam Waekabu (64), asal Desa Siahoni, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru untuk menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci Mekah usai Idul Fitri nanti.
Ibu Maryam yang mendapat berkah di bulan Suci Ramadhan itu terlihat berharu-biru saat dipastikan akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah pada saat penarikan kupon umroh usai berbuka puasa bersama dan sholat magrib dilanjutkan dengan makan malam bersama di Sekertariat IKKTB, Kamis (12/3).
Saat mengetahui dirinya yang diberi Rahmat untuk menunaikan Ibadah Umroh oleh Allah SWT lewat tangan seorang Hamba Allah di DPRD Kabupaten Buru, ia tidak dapat menyembunyikan rasa suka dan syukurnya.
Tanpa sungkan ia memeluk Erwin Tanaya seraya berujar singkat, Kamsia Ko At dan matanya terlihat berbinar-binar menitikkan air mata saking senangnya.
Disaksikan banyak warga IKKTB dan tamu undangan lainnya yang mengikuti kegiatan Reses Erwin Tanya sebagai Anggota DPRD Buru pada penutupan masa sidang I Tahun 2026-2026 yang dikemas dengan buka puasa bersama, Ibu Maryam bersujud dan bersimpuh di hadapan Allah mengucapkan rasa syukurnya.
Tanaya menjelaskan, jika niatnya memberangkatkan warga dari tanah Bupolo untuk mengikuti Umroh sudah berjalan sejak tahun 2020 lalu saat ia duduk di DPRD Buru periode pertama dan dipercaya lagi menjadi anggota dewan di periode kedua.
Dalam lima tahun terakhir secara diam-diam ia memberangkatkan sejumlah penghulu mesjid mengikuti ibadah Umroh.
Namun dikali keenam di tahun 2026 ini, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buru ini terketuk untuk mengikutkan masyarakat umum yang terpilih ke tanah Suci Mekah.
Mendapat gayung bersambut, akhirnya dia memantapkan tekadnya mencari hamba-hamba Allah terpilih lewat kupon undian umrah.
Bertepatan dengan Ramadhan kali ini, Erwin Tanya juga membagi-bagi angpao THR kepada remaja, anak muda/i, para orang tua yang hadir dalam kegiatan reses dan buka puasa bersama.
Selama reses, masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi mereka kepada Erwin Tanaya.
Aspirasi pertama datang dari warga yang meminta adanya bantuan alat musik gambus atau perlengkapan seni untuk mendukung kegiatan budaya dan keagamaan di lingkungan mereka.
Kemudian aspirasi kedua, para ibu-ibu meminta adanya dukungan berupa tempat usaha agar dapat menjalankan kegiatan ekonomi kecil guna membantu perekonomian keluarga.
Sementara aspirasi ketiga yang menjadi perhatian serius masyarakat adalah persoalan distribusi BBM jenis minyak tanah yang dinilai tidak tertib.
Warga mengeluhkan bahwa sebagian masyarakat bahkan tidak mendapatkan jatah minyak tanah, sementara di sisi lain minyak tanah dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga yang seharusnya.
Menanggapi hal tersebut, Erwin Tanaya menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung dan diperjuangkan melalui lembaga DPRD.
“Semua aspirasi masyarakat tentu akan saya tampung. Terkhusus masalah distribusi minyak tanah yang sering dikeluhkan masyarakat, ini akan menjadi perhatian serius untuk kita cari solusi agar penyalurannya bisa lebih tertib dan tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga berharap kegiatan reses dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, sehingga pemerintah dan DPRD dapat mencari solusi yang tepat bagi kepentingan masyarakat.(S-15)