SIWALIMA.id > Berita
TMM Canangkan Yubileum 100 Tahun
Online | Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 15:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Tarekat Maria Mediatrix mencanangkan, rangkaian perayaan menuju Yubileum 100 Tahun. Pencanangan itu dipusatkan di Katolik Center Ambon, Jumat (1/5) malam.

Ketua Panitia Pencanangan, Titus Elwarin menjelaskan, penyelenggaraan launching Yubileum ini, merupakan bentuk kesadaran seluruh anggota tarekat dan umat dalam memperingati satu abad kehadiran serta pelayanan TMM, khususnya di Maluku dan Papua.

Menurutnya, momentum ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah serta warisan spiritual dari Mgr Amaldus Yohanes Hubertus Arts, MSC sebagai tokoh awal berdirinya Tarekat Maria Mediatrix.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan lebih dekat TMM sebagai tarekat religius yang membagikan kharisma hidup bakti para suster yang berakar pada perlindungan Bunda Maria sebagai Pengantara,” ucapnya.

Selain itu kata dia, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun interaksi dengan berbagai pihak, mulai dari para imam, biarawan-biarawati, keluarga, umat, hingga para donatur, guna memberikan dukungan dan masukan bagi pengembangan karya pelayanan spiritual TMM.

“Tanda ini juga menunjukkan kesiapan TMM untuk semakin mandiri dalam mengembangkan karya kerasulan, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Walikota Apresiasi 

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta memberikan apresiasi atas perjalanan panjang TMM yang telah memasuki usia ke-99 tahun.

Ia menilai hampir satu abad perjalanan TMM merupakan kesaksian iman yang nyata melalui pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Tema perayaan, “Berakar dalam Kristus, Berbuah bagi Dunia” yang merujuk pada Injil Yohanes 15:5, dinilai mengandung pesan mendalam tentang pentingnya relasi dengan Kristus sebagai sumber kekuatan dalam pelayanan.

“Pemerintah Kota Ambon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi TMM dalam membangun masyarakat yang lebih berdaya, peduli dan bermartabat,” tandas wawali.

Wawali mengaku, pemerintah juga memandang momentum ini sebagai ajang refleksi dan pembaruan dalam menyongsong Yubileum 100 Tahun pada 2027, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan dan memperluas karya kasih di tengah masyarakat, serta mempererat persaudaraan lintas batas di tengah kemajemukan Maluku.

Pimpinan Umum Tarekat Maria Mediatrix, Suster Epifany Ongirwalu menegaskan, pencanangan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ungkapan iman dan syukur atas karya Allah yang terus hidup dalam sejarah TMM.

“99 tahun perjalanan Maria Mediatrix bukanlah perjalanan biasa. Ini adalah kisah tentang Tuhan yang setia, yang memanggil, menjaga dan tidak pernah meninggalkan karya-Nya, khususnya di tanah Maluku yang kita cintai,” ucapnya.

Ia mengaku, karya pelayanan TMM bertumbuh dari dasar yang sederhana, bahkan melalui perjuangan, doa dan pengorbanan, hingga kini berkembang dan memberi manfaat luas bagi gereja dan masyarakat.

Para suster TMM merupakan bagian dari anak-anak Maluku yang lahir, dibesarkan dalam iman umat, dan diutus untuk melayani tidak hanya di Maluku, tetapi juga di Papua dan berbagai daerah lainnya.

“Dari pusat di Ambon, perutusan itu mengalir ke sekolah-sekolah, rumah sakit, klinik, hingga paroki-paroki dan pelosok kehidupan. Kami hadir untuk satu tugas sederhana namun mendalam, yakni menghadirkan kasih Allah melalui hidup kami,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran para undangan dari unsur gereja, pemerintah dan masyarakat, menjadi simbol persaudaraan serta jembatan kasih dalam merawat kehidupan umat di Maluku.

Untuk diketahui, dalam kesempatan tersebut, turut diluncurkan logo dan tema menuju 100 tahun TMM, yakni Berakar dalam Kristus, Berbuah bagi Dunia, Sahabat Maria Mediatrix, Persaudaraan Lintas Batas.

Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian perayaan menuju puncak Yubileum 100 tahun yang akan diperingati 1 Mei 2027.

Untuk itu, Ongirwalu mengajak seluruh anggota tarekat dan umat untuk tetap setia dalam panggilan serta teguh dalam persaudaraan.

“Menjelang 100 tahun, kita dipanggil untuk tetap setia dalam panggilan, tekun dalam pelayanan, dan teguh dalam persaudaraan,” cetusnya.(Mg-1)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps