BULA, Siwalimanews â Aktivitas arus lalu lintas di Jalan Lintas Seram dari Kabupaten Seram Bagian Timur menuju Maluku Tengah begitupun sebaliknya sempat mengalami lumpuh total, namun setelah di tangani pihak BPJN, kini arus laul intas telah kembali lancar dan normal.
aktivitas arus lalu lintas sempat lumpuh total, dikarenakan terjadi longsoran badan tebing tepatnya di kawasan Manusela, sebelum pos pemantau Kehutanan di Kecematan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, pada Senin (13/10) sekitar pukul 15.00 WIT, yang mengakibatkan material longsoran menutupi ruas jalan tersebut.
Danramil 1502-06 Bula Kapten Inf M Jen Anjarang dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Senin (13/10) malam menjelaskan, meterial longsor menutupi ruas jalan sepanjang -+ 70 meter dengan ketebalan 1-2 meter.
“Saat ini sementara masih menunggu pihak terkait menurunkan alat berat untuk mengangkat material longsor,” tulis Danramil dalam rilis itu.
Terpisah, Kasatker Pelaksana Jalan Nasional II Provinsi Maluku Toce Leuwol ketika dikonfirmasi Siwalimanews melalui pesan WhatsApp. Selasa (14/10) menjelaskan, longsoran ini terjadi akibat hujan dengan intensitas yang cukup tinggi di Pulau Seram.
âAkibat intensitas hujan yang tinggi ini, mengakibatkan terjadinya longsor pada ruas jalan Saleman- Besi di sta. 39+300 sta. 39+500,â ungkap Leuwol.
Mendapat informasi ini kata Leuwol, pihak BPJN langsung menggerakkan alat berat menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pembersihan material longsoran, sehingga aktifitas arus lalu lintas kendaraan saat ini sudah lancar kembali.
Leuwol mengaku, sejak, Selasa (14/10) subuh tepatnya pukul 04.00 WIT, jalan Trans Seram sudah bisa dilewati kendaraan.
“Saya juga menghimbau masyarakat untuk berhati hati dan waspada melewati jalan tersebut,” himbau Leuwol.(S-27)