AMBON, Siwalima.id – Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah mengaku, sampai dengan, Jumat (12/6) tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 8 penumpang speed yang tenggelam di Perairan Pulau Dai, Kabupaten MBD.
Arafah mengaku, Informasi kecelakaan laut itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon dari Kepala BPBD MBD, James Lico, pada, Kamis (11/6) sekitar pukul 08.30 WIT.
setelah menerima laporan, Basarnas Ambon langsung berkoordinasi dengan BPBD MBD, Pemdes Sinairusi, serta sejumlah pihak terkait untuk memperoleh perkembangan terbaru, sekaligus mengoptimalkan upaya pencarian.
“Dari hasil koordinasi, Kades Sinairusi, Yance Ritiau memastikan, jumlah penumpang dalam speedboat tersebut sebanyak 10 orang, dengan rincian 2 penumpang selamat dan 8 lainnya masih dinyatakan hilang,” jelas Arafah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Jumat (12/6) malam.
Pencarian terus dilakukan oleh tiga unit speed boat milik masyarakat, terdiri dari dua unit dari Tepa dan satu unit dari Sinairusi. Selain itu turut terlibat dalam pencarian KM Teifelin.
Berdasarkan data yang dihimpun Basarnas, kondisi cuaca di wilayah pencarian berupa hujan ringan dengan kecepatan angin berkisar 18 hingga 28 knot dari arah tenggara. Tinggi gelombang tercatat antara 1,25 hingga 2,5 meter.
“Proses pencarian terkendala cuaca buruk dan terbatasnya jaringan komunikasi di lokasi kejadian,” ungkap Arafah.
Basarnas Ambon memastikan, operasi pencarian terhadap 8 korban yang masih hilang akan terus dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur SAR yang ada di wilayah tersebut.
Bahkan, masyarakat di sekitar lokasi kejadian juga turut membantu melakukan penyisiran guna mempercepat penemuan para korban.
Sisir Perairan TNS
Terpusah, Kepala BPBD MBD, James Likko menambahkan, proses pencarian hari kedua dimulai pukul 12.00 WIT dengan melibatkan satu armada utama, yakni KM Teifelin, serta tiga long boat.
Namun, akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, ketiga longboat tersebut belum dapat dioperasikan untuk mendukung pencarian di lapangan.
Personel gabungan yang terdiri awak kapal, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat turut dikerahkan dalam operasi pencarian yang difokuskan ke arah Pulau Teon, Nila, Serua.
”Dari 10 penumpang yang menjadi korban kecelakaan laut, dua orang telah ditemukan dalam keadaan selamat, yakni Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42). Saat ini tim masih terus melakukan pencarian terhadap 8 korban lainnya,” tandas James saat memberikan pembaruan informasi dari Markas Pusdalops MBD, Jumat (12/6).
Pemkab MBD menurut James, telah menyampaikan laporan ke Basarnas Ambon guna memperoleh dukungan armada, personel dan relawan untuk memperkuat operasi pencarian di perairan Pulau Dai.
kepada masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perkembangan operasi pencarian, dapat menghubungi Pusdalops BPBD MBD melalui nomor 0813-8948-8335.
”Berdasarkan laporan lapangan, kendala utama yang dihadapi dalam operasi pencarian saat ini adalah keterbatasan jaringan komunikasi serta kondisi cuaca yang kurang mendukung, dimana cuaca hujan ringan dengan kecepatan angin dari arah tenggara berkisar 18 hingga 28 knot dan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter,” beber James.
Hingga saat ini kata james, proses pencarian terhadap delapan korban yang masih hilang terus berlangsung.(S-10/S-28)