UPAYA percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Abadi Blok Masela terus dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, bersama Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, di Gedung Heritage Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).
Rapat yang diinisiasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) tersebut secara khusus membahas percepatan penyediaan lahan di wilayah Kepulauan Tanimbar sebagai salah satu syarat penting untuk mendukung pelaksanaan pembangunan proyek Lapangan Abadi Blok Masela.
Bupati KKT, Ricky Jauwerissa menegaskan, pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berkomitmen mendukung seluruh proses percepatan yang dilakukan pemerintah pusat demi memastikan proyek strategis nasional tersebut dapat segera direalisasikan.
“Pemkab Kepulauan Tanimbar siap mendukung percepatan penyediaan lahan dan seluruh tahapan yang diperlukan agar proyek Blok Masela dapat segera berjalan. Kami berharap kehadiran proyek ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Tanimbar dan Maluku secara keseluruhan,” ujar Jauwerissa.
Menurutnya, pembangunan Blok Masela tidak hanya menjadi proyek energi nasional, tetapi juga menjadi momentum penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Tanimbar menjadi bagian dari kemajuan yang dihadirkan proyek ini. Karena itu koordinasi dan sinergi semua pihak sangat dibutuhkan,” katanya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Sekretaris Daerah Maluku selaku Ketua Tim Terpadu, Bupati Maluku Barat Daya, Pangdam XV/Pattimura selaku Ketua Satgas Pengamanan, Kapolda Maluku, jajaran Kementerian ESDM, SKK Migas, serta perwakilan manajemen inpex.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar berbagai persoalan yang masih menghambat pelaksanaan proyek dapat segera diselesaikan.
“Koordinasi lintas sektor menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan pengembangan Blok Masela berjalan sesuai target. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap percepatan proyek strategis nasional ini,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan SKK Migas menyampaikan bahwa penyediaan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung target pembangunan dan operasional proyek ke depan.
“Percepatan penyelesaian lahan akan sangat membantu kelancaran tahapan pembangunan proyek sehingga target yang telah ditetapkan dapat dicapai sesuai jadwal,” ujarnya.
Kehadiran seluruh pemangku kepentingan dalam rapat tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk mengawal pembangunan Blok Masela.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, SKK Migas dan INPEX Masela Ltd diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang ada di lapangan.
Proyek Lapangan Abadi Blok Masela sendiri merupakan salah satu proyek migas terbesar di Indonesia yang diproyeksikan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Maluku.
Selain membuka peluang investasi, tambah bupati, proyek ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Tujuan utama dari seluruh proses ini adalah memastikan manfaat proyek dapat dirasakan masyarakat. Karena itu semua pihak harus berjalan bersama agar Blok Masela segera memasuki tahap pembangunan,” tutup Jauwerissa.(S-26)