SIWALIMA.id > Berita
Bupati dan Wamen ESDM Bahas Lahan Proyek Blok Masela
Kepulauan Tanimbar Membangun , Suplemen | Senin, 15 Juni 2026 pukul 17:47 WIT

UPAYA percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Abadi Blok Masela terus dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Salah satu langkah konkret dila­kukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, bersama Bupati Ke­pulauan Tanimbar, Ricky Jauwe­rissa, di Gedung Heritage Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

Rapat yang diinisiasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) tersebut secara khu­sus membahas percepatan penye­diaan lahan di wilayah Kepulauan Tanimbar sebagai salah satu syarat penting untuk mendukung pelak­sanaan pembangunan proyek Lapangan Abadi Blok Masela.

Bupati KKT, Ricky Jauwerissa menegaskan, pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berkomitmen mendukung seluruh proses perce­patan yang dilakukan pemerintah pusat demi memastikan proyek strategis nasional tersebut dapat segera direalisasikan.

“Pemkab Kepulauan Tanimbar siap mendukung percepatan penye­diaan lahan dan seluruh tahapan yang diperlukan agar proyek Blok Masela dapat segera berjalan. Kami berharap kehadiran proyek ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masya­rakat Tanimbar dan Maluku secara keseluruhan,” ujar Jauwerissa.

Menurutnya, pembangunan Blok Masela tidak hanya menjadi proyek energi nasional, tetapi juga menjadi momentum penting bagi pening­katan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Tanimbar menjadi ba­gian dari kemajuan yang dihadirkan proyek ini. Karena itu koordinasi dan sinergi semua pihak sangat dibu­tuhkan,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Sekretaris Daerah Malu­ku selaku Ketua Tim Terpadu, Bu­pati Maluku Barat Daya, Pangdam XV/Pattimura selaku Ketua Satgas Pengamanan, Kapolda Maluku, jajaran Kementerian ESDM, SKK Migas, serta perwakilan manajemen inpex. 

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar berbagai perso­alan yang masih menghambat pelaksanaan proyek dapat segera diselesaikan.

“Koordinasi lintas sektor menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan pengembangan Blok Masela berjalan sesuai target. Pemerintah berkomitmen memberi­kan dukungan penuh terhadap per­cepatan proyek strategis nasional ini,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan SKK Migas menyampaikan bahwa penye­diaan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam mendu­kung target pembangunan dan operasional proyek ke depan.

“Percepatan penyelesaian lahan akan sangat membantu kelancaran tahapan pembangunan proyek sehi­ngga target yang telah ditetapkan dapat dicapai sesuai jadwal,” ujar­nya.

Kehadiran seluruh pemangku kepentingan dalam rapat tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk mengawal pemba­ngu­nan Blok Masela. 

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, SKK Migas dan INPEX Masela Ltd diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang ada di lapangan.

Proyek Lapangan Abadi Blok Masela sendiri merupakan salah satu proyek migas terbesar di Indonesia yang diproyeksikan menjadi peng­ge­rak utama pertumbuhan ekonomi Maluku. 

Selain membuka peluang inves­tasi, tambah bupati, proyek ini juga diharapkan mampu menciptakan lapa­ngan kerja baru dan mening­katkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepu­lauan Tanimbar.

“Tujuan utama dari seluruh pro­ses ini adalah memastikan manfaat proyek dapat dirasakan masyarakat. Karena itu semua pihak harus ber­jalan bersama agar Blok Masela se­gera memasuki tahap pembangunan,” tutup Jauwerissa.(S-26)

BERITA TERKAIT