AMBON, Siwalimanews – Panitia Pembangunan Gedung Gereja Kampus Universitas PattiÂmura menggelar kegiatan âSehari Berkorbanâ atau menggalang dana dari seluruh civitas akademika.
Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung penyelesaian pembangunan rumah ibadah yang menjadi pusat kegiatan rohani di lingkungan universitas.
Rektor Unpatti Fredy LeiwakaÂbeÂssy dalam rilisnya, Senin (13/10) meÂneÂgaskan Sehari Berkorban merupaÂkan wujud nyata rasa syukur dan keÂpedulian bersama terhadap pembaÂngunan rumah ibadah di kampus.
âIni adalah ajakan untuk memberi tanpa paksaan, sebagai ungkapan syukur atas berkat yang telah TuÂhan berikan. Sehari Berkorban menÂjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika untuk menyatuÂkan hati dan langkah dalam menÂdukung penyelesaian pembangunan gereja kampus,â terang Rektor.
Ia menambahkan, gereja yang teÂngah dibangun tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi sivitas Kristen di lingkungan kampus, tetapi juga terbuka bagi jemaat dari berbagai gereja oikumenis yang membutuhÂkan tempat ibadah.
âKita membangun bukan sekadar gedung, tetapi tempat perjumpaan dengan Tuhan di tengah kampus yang kita cintai. Mari terus dukung bersama kita wujudkan Unpatti yang unggul, bersinar, dan menuju world class university,â katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia PemÂbangunan Gereja Kampus, Nur Aida Kubangun menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan dana dan berÂbagai bantuan material bangunan, seperti semen, pasir, kayu dan kerikil.
âKami juga telah mengajukan sekiÂtar 40 proposal kepada berbagai pihak dan berharap mendapat tanggaÂpan positif dalam waktu dekat,â ujarnya.
Hingga saat ini, progres pembaÂngunan sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Instalasi listrik telah selesai 100 persen, seÂmentara ruang konsistori lengkap dengan fasilitas utamanya juga telah rampung. âBeberapa kebutuhan dan proÂ-ses finishing masih harus diseleÂsaikan dengan total anggaran leÂ-bih dari 1,3 miliar,â jelasnya. (S-25)