TIAKUR, Siwalima.id – Speed boat yang melayari Desa Sinairusi menuju Tepa, Kabupaten Maluku Barat Daya, mengalami kecelakaan laut, akibat angin kencang disertai gelombang tinggi di perairan sekitar Pulau Dai, Rabu (10/6).
Insiden ini, dua orang penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada, Kamis (11/6) sementara sejumlah penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Kepala BPBD MBD, James RJ Likko menjelaskan, dua penumpang yang ditemukan selamat masing-masing, Yakop Anamopa dan Ignasius Matrunkoly. Keduanya berhasil mencapai daratan Pulau Dai, setelah berupaya menyelamatkan diri dari speed boat naas itu.
"Kedua korban telah ditemukan dalam keadaan selamat dan telah mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan,” tulis Likko dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Jumat (12/6).
Berdasarkan laporan awal yang diterima dari Pemerintah Desa Sinairusi, lanjut Likko, speed boat yang dikemudikan Anton Menahem bertolak dari Pantai Sinairusi menuju Tepa dengan membawa sejumlah penumpang.
Namun, dalam perjalanan, speed boat tersebut diduga diterjang cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang menyebabkan kapal mengalami kondisi darurat di tengah laut.
Akibatnya, para penumpang kemudian berupaya menyelamatkan diri setelah kapal tidak lagi dapat melanjutkan pelayaran secara normal.
Untuk mendukung upaya pencarian, Pemkab MBD melalui BPBD berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat keamanan, pemerintah desa dan masyarakat setempat.
"KM Teifelin kemudian dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi para penumpang terpisah dari kapal,” ungkapnya.
Masih dalam rilis itu, Camat Babar Barat, David Laipeny menambahkan, tim pencarian menggunakan KM Teifelin untuk menyisir wilayah perairan sekitar Pulau Dai, namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban lainnya maupun bangkai kapal.
“Karena kondisi cuaca yang kurang baik serta persediaan BBM yang mulai menipis, nahkoda memutuskan untuk kembali ke Pelabuhan Tepa,” ucap Laipeny.
Meski menghadapi kendala cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi, operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan serta arahan dari pihak terkait.
Untuk dikeyahui. berdasarkan data sementara menyebutkan penumpang yang berada di dalam speed boat tersebut antara lain Anton Menahem, Yomina Waliana, Ignasius Matrunkoly, Regina Unawekla, Jakson Unawekla, Marselo Unawekla, Teresia Wulan Keimury, Hendrina Esran, dan Asail Daniel. Namun, jumlah maupun identitas penumpang masih terus diverifikasi oleh pihak berwenang.
Pemkab MBD menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pemerintah maupun tim pencarian. Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan masih terus berlangsung.(S-28)