SIWALIMA.id > Berita
Diduga Ada Pungli di Dermaga Ferry Waai
Daerah | Senin, 28 Juli 2025 pukul 23:03 WIT

AMBON, Siwalimanews – Diduga ada pungutan liar alias pungli yang dilakukan oleh petugas ASDP di Der­maga Penyeberangan Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Dugaan ini terlintas di beberapa penumpang kapal penyeberangan milik ASDP yang melayari rute Dermaga Waai-Nusalaut. Pasalnya, beberapa penumpang yang memiliki tiket yang dibeli secara resmi pada loket pen­jualan ASDP dengan tujuan ke Nusalaut, tak diizinkan naik ke atas kapal, sementara calon penumpang yang tak memiliki tiket, tanpa melalui proses pemeriksaan dipersi­lahkan naik ke atas kapal.

“Kami sudah mengikuti prosedur saat hendak be­ra­ng­kat ke Nusalaut pada, Sabtu (26/7) dengan membeli tiket resmi, tapi malah ditolak naik. Sementara orang-orang yang jelas-jelas tidak punya tiket bisa naik begitu saja. Ini sangat merugikan kami calon penumpang,” ungkap salah satu penumpang yang ditolak naik keatas kapal, Christin Talla kepada Siwalima mela­lui telepon selulernya, Mi­nggu (27/7).

Menurutnya, dengan keja­dian seperti ini maka dirinya menduga ada praktek pungli yang melibatkan oknum petugas ASDP di dermaga tersebut, untuk itu manajemen ASDP Cabang Ambon harus mengevaluasi kinerja petu­gasnya yang ditempatkan di Dermaga Ferry Waai.

“ASDP jangan tutup mata melihat kejadian ini. Semua petugas di Waai harus dievaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kalau ada yang bermain kotor, harus diberi sanksi,” tandasnya.

Selain mendesak evaluasi internal para penumpang yang merasa dirugikan ini, dia juga meminta Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemkab Malteng ikut turun tangan, guna melakukan investigasi terha­dap dugaan pungli ini.

Pasalnya, praktek-praktek seperti ini, dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut, khususnya ASDP.

“Pemprov Maluku dan Pemkab Malteng diharapkan melihat hal ini, sebab ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” pintanya.

Sementara itu, Kepala ASDP Cabang Ambon yang dikonfirmasi Siwalima terkait dugaan pungli ini, belum bisa dihubungi.(S-26)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps