AMBON, Siwalimanews – Pembangunan Maluku Integrated Port di Desa Waisarisa, Kabupaten Seram Bagian Barat, diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku.
Keyakinan ini disampaikan Ekonom Unpatti Prof Teddy Christianto Leasiwal, merespon adanya pro dan kontra pembangunan MIP yang telah memasuki babak baru dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penyusunan studi pendahuluan pengembangan MIP.
Menurutnya, pembangunan Maluku Integrated Port, memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku setelah bertahun-tahun ekonomi daerah ini belum signifikan tumbuh.
Hal ini, karena Maluku Integrated Port nantinya didukung dengan pengembangan sektor perikanan, industri pengolahan hasil laut serta peningkatan konektivitas logistik di kawasan timur Indonesia.
“Pelabuhan ini dapat membuka peluang diversifikasi ekonomi, meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas akses pasar, sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Leasiwal kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Jumat (10/10).
Menurutnya, jika proyek MIP terealisasi maka akan memberikan dampak besar, mulai dari peningkatan lapangan kerja, investasi dan kemajuan sektor industri pendukung, serta peningkatan kualitas layanan logistik dan inovasi teknologi di daerah.
Kendati begitu, Pemprov Maluku diingatkan untuk memperhatikan proses pembangunan yang ramah lingkungan, sebab sadar atau tidak pembangunan akan berdampak pada kerusakan ekosistem laut dan pesisir, akibat aktivitas pembangunan.
Selain itu, pembangunan MIP tentu akan membawakan risiko meningkatnya kesenjangan sosial, jika manfaatnya tidak merata, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemprov Maluku sebagai inisiator pembangunan MIP.
“Pengelolaan yang berkelanjutan dan kebijakan inklusif sangat penting untuk memaksimalkan manfaat, sekaligus meminimalkan dampak buruk dari pembangunan Maluku Integrated Port,” tegas Leasiwal.
Karena itu, Leasiwal menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung rencana pembangunan Maluku Integrated Port, agar rencana besar ini dapat terealisasi dengan lancar.
Leasiwal juga berharap, proyek Maluku Integrated Port dapat menjadi katalisator kemajuan ekonomi yang berimbang dan berwawasan lingkungan di Maluku.(S-20)