SIWALIMA.id > Berita
FPRB - PLN Kolaborasi Perkuat Desa Siaga Bencana di Maluku
Online | Selasa, 16 Desember 2025 pukul 16:23 WIT

AMBON, Siwalima.id - Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) bersama PLN Unit Induk Wilayah Maluku Malut, berkolaborasi guna memperkuat desa siaga bencana.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Ketua FPRB Maluku, Kasrul Selang dengan Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW Maluku Malut, M Syaiful Ali yang berlangsung di BPSDM Maluku, Selasa (16/12).

Ketua FPRB Maluku Kasrul Selang mengungkapkan, pihaknya menyambut baik komitemen PLN Maluku-Malut untuk berkolaborasi bersama dalam memperkuat desa siaga bencana.

Pasalnya, Maluku merupakan salah satu provinsi yang memiliki resiko bencana sangat tinggi, karena lokasi geografis dan geologisnya berada di area pertemuan lempeng tektonik aktif dan cincin api pasifik.

“Kondisi Maluku dengan resiko bencana cukup tinggi ini menuntut FPRB lebih aktif untuk menyiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ucap Kasrul.

Kasrul mengaku, sejak dibentuk beberapa waktu lalu, FPRB telah melakukan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat masyarakat di desa agar lebih tangguh dalam menghadapi bencana.

Namun, adanya kerjasama dengan PLN tentu akan menjadi motivasi besar bagi FPRB untuk semakin giat lagi mempersiapkan program-program penguatan desa siaga bencana.

Apalagi, kerjasama yang dilakukan dengan PLN diikuti dengan dukungan anggaran bagi FPRB sehingga akan lebih mudah dalam mengekspresikan program-program pengurangan resiko bencana.

“Kami bisa memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh PLN akan sangat berarti bagi program pengurangan resiko bencana Provinsi Maluku,” jelas Kasrul.

Plh Sekda Maluku ini memastikan, di tahun 2026 nanti FPRB akan melakukan identifikasi terhadap beberapa desa di pesisir yang memiliki resiko bencana tinggi, sehingga ada intevensi program penguatan yang dilakukan.

Sementara itu Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIW Maluku dan Maluku Utara M Syaiful Ali menjelaskan, PLN sendiri sudah memiliki tim penanggulangan bencana, namun tim ini tidak akan berfungsi baik jika tidak ada kerjasama dengan badan atau organisasi lokal yang bergerak di bidang penanggulangan bencana.

“Untuk itu, kerjasama ini akan meningkatkan kemitraan dalam mengurangi resiko bencana. Kita berharap diwaktu selanjutnya PLN bisa berperan aktif, termasuk peningkatan kualitas SDM maupun peralatan guna mendukung program desa siaga bencana,” ucap Ali.(S-20)

BERITA TERKAIT