SIWALIMA.id > Berita
Gelar Operasi Wirawaspada, Satu WNA Diperiksa
Online | Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 03:55 WIT

AMBON, Siwalimanews – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menggelar operasi “Wirawaspada” secara serentak, Rabu (16/7).

Operasi ini, merupakan bagian dari instruksi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di Indonesia.

Operasi tersebut, dipimpin oleh Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian bersama tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), serta didampingi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Imigrasi Gresy Loretta Gasperz, menjelaskan, operasi ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Plt Direktur Jenderal Imigrasi. Sebelum tim dikerahkan, Kakawnil Ditjen Imigrasi Maluku memberikan pengarahan.

Dimana dalam arahannya, kakanwil menekankan pentingnya pelaksanaan operasi secara humanis, profesional, dan tidak arogan, dengan tetap menjunjung prinsip-prinsip penegakan hukum yang adil.

“Operasi dilakukan di empat titik yang telah ditentukan, yakni Collin Beach Hotel, Hotel Tirta Kencana, Rejeki 3 Guest House, dan PT Harta Samudera,” jelas Gasperz didampingi Plt Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Fransz Tutuarima, serta Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian, Chezar Korlefura dalam keterangan persnya di Kantor Imigrasi Ambon, Jumat (18/7).

Dalam operasi di lokasi PT Harta Samudera itu kata Gaspersz, tim mendapati seorang WNA asal Filipina yang tengah bekerja di perusahaan tersebut. Drai hasil pemeriksaan di lapangan, menyatakan bahwa tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian.

Operasi ini berjalan aman dan kondusif, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, sementara menyangkut dengan hasil operasinya, menurut Gaspersz telah disampaikan secara resmi kepada Kakanwil sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga kedaulatan negara serta melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Republik Indonesia,” jelas Gaspersz.

Pada kesempatan itu, Gaspersz juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh pihak dan insan media yang turut membantu keterbukaan informasi publik dalam kegiatan ini.(S-25)

BERITA TERKAIT