MASOHI, Siwalima.id - Langkah Polda Maluku dalam mengamankan pemilik akun TikTok Senter Maluku mendapat apresiasi dari Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Maluku Tengah, Herry MC Haurissa.
Haurissa menilai, tindakan cepat aparat kepolisian merupakan langkah tepat, mengingat konten yang disebarkan akun tersebut selama ini dinilai telah melampaui batas kritik dan cenderung menyerang pribadi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
“Tentu kami mengapresiasi langkah cepat Polda Maluku yang telah mengamankan saudara Sulham Waliuru, pemilik akun Senter Maluku. Postingan yang bersangkutan sudah sangat berlebihan dan terkesan menyerang pribadi pak gubernur,” ujar Haurissa kepada wartawan di ruang kerjanya, baru-baru ini.
Menurutnya, proses hukum yang ditempuh merupakan langkah tepat dalam menjaga ruang publik agar tetap sehat dan tidak dipenuhi informasi yang menyesatkan maupun bersifat fitnah.
Selain itu, Haurissa juga mengapresiasi sikap Gubernur Maluku yang dinilai tetap menjunjung tinggi prinsip demokrasi dengan tidak menggunakan kekuasaan untuk membungkam kritik.
“Beliau tidak menggunakan kewenangan untuk mengekang kebebasan berbicara masyarakat, tetapi memilih jalur hukum yang disediakan negara. Ini mencerminkan sikap bijak seorang pemimpin,” tegasnya.
Haurissa menegaskan, kritik terhadap pemerintah adalah hal yang sah dalam sistem demokrasi. Namun, kritik tersebut harus disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak mengandung unsur fitnah, hoaks, maupun serangan terhadap nama baik pribadi.
“Kalau kritik dan masukan tentu itu baik dan menjadi bahan evaluasi pemerintah. Tapi kalau sudah memfitnah, menyebarkan hoaks, dan menyerang pribadi, maka itu tidak bisa dibenarkan dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.
Ia berharap, langkah yang diambil oleh Polda Maluku dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.(S-17)