AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa minta Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon untuk rutin melakukan pengujian sampel Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Permintaan ini disampaikan gubernur saat melakukan pertemuan dengan Kepala BPOM Ambon Tamran Ismail dan jajaran di ruang rapat gubernur, Kamis (2/10).
Gubernur mengaku, menaruh perhatian serius terhadap persoalan menyangkut makanan bergizi gratis yang beberapa waktu lalu menimbulkan polemik setelah dikonsumsi siswa.
Padahal, MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memastikan gizi anak-anak Indonesia termasuk di Maluku terjamin.
“Kejadian kemarin itu menjadi perhatian serius Pemprov Maluku, karena itu kita ingin kedepan ada pengawasan yang ketat terhadap penyaluran MBG di Maluku,” ujar gubernur.
Untuk memastikan tidak ada masalah dalam penyaluran MBG, Gubernur menegaskan, pentingnya peran BPOM untuk secara rutin melakukan pengujian sampel makan sebelum di konsumsi oleh siswa di sekolah.
Selain itu, BPOM juga harus melakukan pemantauan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan penyiapan MBG telah sesuai dengan SOP sehingga meminimalisir potensi masalah terhadap makanan yang disajikan.
“Saya minta Balai POM dapat membantu pemerintah dalam memastikan program MBG dapat berjalan dengan lancar termasuk kualitas makanan,” pinta gubernur.
Terhadap permintaan gubernur, Kepala BPOM Ambon Tamran Ismail memastikan, pihaknya sudah melakukan pengujian sampel baik sampel KLB, sampel rutin penerima manfaat di sekolah sesudah kasus KLB yang terjadi di Kota Ambon dan Kota Tual.
“Untuk hasil uji sampel KLB di Tual, Ambon dan MBD telah selesai dilakukan dan diserahkan ke yang berwenang, tapi kita tidak berwenang untuk mengungkap hasilnya seperti apa,” jelas Tamran.(S-20)