AMBON, Siwalima.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Maluku, Abdullah Latuapo, mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk menjaga ketenangan, kedamaian, serta memperkuat nilai toleransi menjelang perayaan Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari 2026.
Menurut Latuapo, kebersamaan dan persaudaraan merupakan fondasi penting dalam menjaga situasi tetap kondusif di Maluku.
Ia juga mengingatkan, bahwa momen peringatan hari besar keagamaan selalu menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar sesama.
“Kita harus menjaga persaudaraan. Dalam rangka merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru, kami menghimbau masyarakat untuk mewujudkan ketenangan dan kedamaian. Kita harus memiliki sifat toleransi yang tinggi,” ucap Latuapo kepada wartawan di kampus Unpatti Ambon, Jumat (12/12).
Menurutnya, seluruh pihak memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan Maluku tetap aman, dan damai, terutama menjelang pergantian tahun.
“Kami semua menginginkan Maluku tetap menjadi daerah yang rukun. Tanggung jawab menjaga situasi yang kondusif ada pada kita semua,” tandas Latuapo.
MUI Maluku kata Latuapo berharap, seluruh warga dapat menjalankan ibadah dan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan penuh rasa saling menghargai, serta menghindari tindakan-tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.(S-25)