AMBON, Siwalima.id - Jemaah haji, asal Maluku atas nama Sri Nafisa Quilem dilaporkan meninggal dunia saat tengah-tengah menjalani ibadah di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (22/5).
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Maluku, Kasrul Selang yang dikonfirmasi Siwalima, Sabtu (23/5) membenarkan hal tersebut.
Kasrul mengaku Sri Nafisa Quilem merupakan jemaah haji asal Kota Ambon yang masuk dalam kloter 24 juga merupakan warga di BTN Kanawa.
Dikatakan, kejadian ini berawal pada pukul 14.15 waktu Arab Saudi, Sri Nafisa Quilem mengeluh merasakan lemas dan telah dilakukan perawatan oleh petugas kesehatan.
“Pukul 19.15 WAS Sri Nafisa Quilem kemudian dibawa ke Rumah Sakit Al-Nur dan dirawat. Hari Jumat 22 Mei pukul 20.45 WAS Sri Nafisa Quilem berpulang,” terang Kasrul.
Ia menjelaskan pemerintah provinsi dan PPIH Maluku mengucapkan turut berbelasungkawa.
“Insya Allah almarhumah mendapatkan tempat yang layak disisinya dan kepada keluarga diberikan ketabahan untuk menerima cobaan ini,” ucapnya.
Jenazah almarhumah lanjutnya, tidak dipulangkan ke Maluku dan akan dimakamkan di Arab Saudi yang diawali dengan jenazah disholatkan di Masjidil Haram pada waktu zuhur nanti.
Ia mengingat seluruh jemaah yang sementara menjalankan proses ibadah haji di Arab Saudi untuk mengaudit kondisi fisik dengan baik.
Apalagi sebentar lagi jemaah haji akan bertolak ke Padang Arafah untuk melakukan wukuf untuk berzikir dan memanjatkan doa sebagai puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji.
“PPIH tentu mengingatkan jemaah haji di Arab Saudi untuk menjaga makan, menjaga kesehatan dan waktu istirahat termasuk rutin mengikuti arahan petugas haji disana sehingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan baik dan dapat kembali ke tanah air pada waktunya,” harapnya.
Kloter 24 Maluku
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 393 Jemaah Calon Haji yang masuk Kloter 24 resmi terbangkan ke Makasar dengan pesawat Garuda Indonesia.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Maluku,. Kasrul Selang yang juga menjadi bagian dalam keberangkatan ini menjelaskan sebelum keberangkatan.
“Penerbangan menuju Makassar menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 6340, GA 6360 dan GA 6380. Seluruh penerbangan take off pada dini hari dengan membawa seluruh Jemaah menuju embarkasi lanjutan di Makassar,” ucap Kasrul kepada Siwalima, Jumat (8/5).
Ia menjelaskan pihaknya terus meningkatkan para jemaah untuk menjaga barang bawaan pribadi, khususnya paspor yang menjadi dokumen penting selama perjalanan hingga ke Tanah Suci.
PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku juga terus memberikan pendampingan dan arahan kepada seluruh jemaah agar proses perjalanan berjalan tertib dan lancar.
“Setelah menanti selama bertahun-tahun, bahkan hingga belasan tahun, para jemaah akhirnya dapat menunaikan rukun Islam kelima di tahun ini,” jelasnya.
Kasrul berharap seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh.(S-20)