AMBON, Siwalimanews – Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, mengajak mahasiswa berpikir kritis dan bijak dalam bermedia sosial di tengah derasnya arus informasi digital.
Pesan itu disampaikan kapolda saat memberikan kuliah umum di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon, Selasa (9/9).
Kuliah bertajuk âPeran Generasi Muda Maluku dalam Menjaga KamÂtibmas di Era Digitalâ itu dihadiri ratusan mahasiswa, Rektor UIN Ambon Abidin Wakano, wakil rekÂtor, dekan fakultas, serta pejabat utama Polda Maluku.
âAdik-adik semua adalah harapan bangsa. Keamanan dan ketertiban merupakan modal utama pembaÂngunan. Tanpa keamanan, tidak ada kemajuan yang bisa dicapai,â ujar Kapolda.
Ia menekankan agar mahasiswa tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Menurutnya, generasi muda perlu menjadi agen perubahan sekaligus penyaring informasi.
âBijaklah dalam menyikapi inforÂmasi. Era digital menuntut kita untuk berpikir kritis,â tegasnya dalam rilis yang diterima Siwalima, Rabu (10/9).
Kapolda juga menyinggung maÂrakÂnya aksi kekerasan di sejumlah wilayah Maluku, yang kerap dipicu konsumsi minuman keras saat acara keramaian.
Untuk itu ia meminta mahasiswa mengambil peran sebagai penengah sekaligus pemimpin dengan visi masa depan.
Selain berbicara tentang keamaÂnan, Kapolda mendorong mahasisÂwa terus menimba ilmu, menjadi konÂtrol sosial, serta menyuarakan keÂbenaran.
Ia juga menekankan pentingnya keluarga yang harmonis sebagai pondasi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Usai memberikan kuliah umum, Kapolda Maluku melanjutkan kunjuÂngan silaturahmi dengan pimpinan UIN A.M. Sangadji Ambon.
âSaya harap agar kerja sama anÂtara kepolisian dan kampus terus diperkuat, khususnya dalam bidang akademik dan upaya menjaga iklim kamtibmas yang kondusif,â pintaÂnya
Sementara itu Rektor UIN Ambon, Abidin Wakano, menyambut baik kunjungan tersebut.
âKalau ada personel Polda MaluÂku yang ingin kuliah di sini, kami siap memfasilitasi,â ujarnya. (S-25)