TIAKUR, Siwalima.id - Angin kencang disertai tinggi gelombang membuat KM Sabuk Nusantara 34 memilih berlindung di Pulau Wetang, Kecamatan Babar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya hingga kini.
BMKG Stasiun Meteorologi Mathilda Batlayeri merilis 19 Januari potensi angin kencang dengan kecepatan 20–25 knot (37–45 km/jam) dan tingginya gelombang laut mencapai 2,0–2,5 meter di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan MBD dalam kurun waktu 4 -5 hari kedepan.
Situasi ini membuat para penumpang di atas Kapal Sanus 34 membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup.
Kapolsek Tepa bersama forkopimcam Babar Barat kemudian memberikan bantuan sembako kepada para penumpang yang tengah di wilayah perairan MBD.
“Sebagai bentuk empati dan pelayanan kemanusiaan, bertempat di Pantai Paspan Desa Tepa, dilaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sembako kepada penumpang KM Sanus 34 berupa beras, telur, mie instan dan air mineral,” kata Kapolsek Tepa, Ipda Ekber M. Bauromi dalam rilis yang diterima Siwalima, kemarin.
Ia menjelaskan bantuan sudah diberikan ke kapten kapal Marthen Laitera yang didampingi Camat Babar Barat, D. Laipeny, Danramil 1511-03 Tepa, Lettu Eduard S.R. Utukamen serta perwakilan Syahbandar Tepa Santi Garium.
Menurutnya kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri bersama forkopimcam terhadap masyarakat, khususnya para penum-pang kapal yang terdampak lang-sung oleh kondisi cuaca ekstrem.
“Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan,” ujarnya.
Dikatakan, keselamatan penumpang adalah prioritas utama dan ia berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan dasar penumpang selama menunggu kondisi cuaca kembali membaik.
Sementara itu, Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana, memberikan apresiasi atas sinergi dan kepedulian jajaran Polsek Tepa bersama forkopimcam dalam merespons situasi darurat tersebut.
“Saya mengapresiasi langkah cepat Kapolsek Tepa dan forkopimcam yang hadir langsung di tengah masyarakat. Ini adalah wujud nyata Polri yang humanis dan selalu hadir memberikan solusi di tengah situasi sulit,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat dan para pengguna jasa transportasi laut agar selalu memperhatikan informasi cuaca serta mematuhi peringatan berlayar demi keselamatan bersama. “Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak memaksakan pelayaran saat cuaca tidak bersahabat. Keselamatan adalah hal yang paling utama dan Polri bersama instansi terkait akan terus bersinergi menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat,” ujarnya.(S-28)