AMBON, Siwalimanews – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku James Leiwakabessy, menjamin TPP guru tahun 2024 telah dibayarkan.
Penegasan ini disampaikan Leiwakabessy, menjawab permintaan DPRD Maluku agar seluruh TPP guru segera diselesaikan. Pasalnya, ini merupakan prioritas gubernur, sehingga pihaknya telah berupaya untuk memastikan prosesnya berjalan dengan baik.
Dari sisi anggaran, sejak awal tidak ada masalah, tetapi yang menjadi kendala hanyalah administrasi yang harus disiapkan para guru.
âTPP guru sudah terbayar dari tahun 2024 sampai januari 2025,â ucap Lewakabessy kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Rabu (24/9).
Ia mengaku, Kota Ambon, Buru dan Maluku Tengah memang telah dibayarkan sejak beberapa bulan lalu, dan baru disusul kabupaten dan kota lain sebagai komitmen dinas untuk menyelesaikan hak guru.
Terkait dengan ada guru yang tidak mendapatkan TPP, Leiwakabessy menegaskan, hal tersebut berkaitan dengan administrasi yang dipenuhi sesuai hasil verifikasi oleh Dinas Pendidikan dan BKD.
“Hasil verifikasi itu yang digunakan untuk dasar pembayaran TPP, jadi kalau ada guru yang tidak dapat berarti administrasi mereka yang tidak lengkap, tapi yang pastinya pembayaran TPP periode JanuariâDesember 2024 sudah dilakukan,” tandas Leiwakabessy.
Leiwakabessy memastikan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan cabang dinas untuk pembayaran TPP Januari 2025 agar tidak ada keterlambatan seperti tahun 2024 lalu.
Sementara itu, untuk tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak menerima TPP.
âBelum ada PPPK yang dibayarkan TPP karena belum ada peraturan gubernur. Kalau ada pembayaran pada angkatan pertama, berarti itu temuan,â jelas Leiwakabessy.
TPP untuk PPPK menurut Leiwakabessy, belum bisa dibayarkan lantaran kondisi kemampuan keuangan daerah.(S-20)