SIWALIMA.id > Berita
Lekransy: Generasi Z Merupakan Digital Natives
Online | Jumat, 12 Juni 2026 pukul 16:37 WIT

AMBON, Siwalima.id – Siswa Sekolah Citra Kasih Ambon, mendapat edukasi literasi digital. 

Kegiatan yang berlangsung dibawah sorotan tema Think Before You Click: Mastering Digital Literacy and Privacy in a Cyber World itu digelar di aula sekolah tersebut,” ( 11/6).

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya penggunaan teknologi digital secara aman, cerdas dan bertanggung jawab ditengah perkembangan dunia siber yang semakin kompleks itu menghadirkan Kadis Kominfo Ambon, Ronald Lekransy, sebagai narasumber utama. 

Lekransy dalam paparannya mengaku, generasi alfa dan generasi z merupakan digital natives, yakni generasi yang tumbuh di tengah ekosistem digital yang tidak terpisahkan dari internet, media sosial, kecerdasan buatan, serta berbagai platform digital yang membentuk cara belajar, berkomunikasi, dan berpikir.

“Di balik kemudahan teknologi, terdapat tantangan serius yang harus dipahami generasi muda, seperti penyebaran hoaks, berita palsu (fake news), penipuan digital melalui phishing, perundungan siber (cyberbullying), akun palsu, hingga pengaruh algoritma media sosial yang dapat membentuk opini dan perilaku tanpa disadari,” beber Lekransy di hadapan para siswa.

Ia juga memperkenalkan empat pilar literasi digital sebagai fondasi kecakapan di ruang digital, yaitu Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety, dan Digital Culture.

Selain membahas ancaman digital, turut disoroti besarnya peluang yang dapat dimanfaatkan generasi muda melalui teknologi. Dunia digital, menurutnya, membuka ruang luas untuk pengembangan keterampilan, peningkatan kapasitas intelektual, perluasan jejaring, hingga penciptaan karya kreatif yang mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja.

Selain itu, pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam memilah informasi, agar siswa dapat membedakan informasi yang valid dan kredibel dari konten manipulatif, termasuk mengenali modus phishing, propaganda digital, dan berbagai informasi menyesatkan di media sosial.

Dalam konteks pembangunan daerah, Pemkot Ambon terus berupaya menjawab tantangan disrupsi teknologi melalui penguatan SDM, peningkatan literasi digital, serta pengembangan ekosistem pendidikan berbasis inovasi.

Dengan langkah tersebut, generasi muda Ambon diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi generasi yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

“Semangat Think Before You Click menjadi pengingat, bahwa setiap aktivitas di ruang digital harus disertai kesadaran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan,” tutup Lekransy.(S-30)

BERITA TERKAIT