AMBON, Siwalima.id - Program Studi Magister Ilmu Kelautan Program Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon, kembali meraih akreditasi unggul dengan masa berlaku penuh selama lima tahun dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA).
Direktur Program Pascasarjana Unpatti, Richard B Luhulima menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan kualitas akademik dan tata kelola program studi yang dinilai telah melampaui standar nasional pendidikan tinggi.
“Standar nilai untuk memperoleh akreditasi unggul itu berada pada angka 321. Program Magister Ilmu Kelautan memperoleh nilai diatas standar tersebut, sehingga mendapatkan status unggul dengan masa berlaku maksimal lima tahun,” ungkap Richard kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/5).
Menurutnya, dalam proses akreditasi, terdapat sejumlah syarat utama yang harus dipenuhi selain penilaian terhadap sembilan standar akreditasi. Jika syarat-syarat tersebut belum terpenuhi secara maksimal, status unggul biasanya hanya diberikan untuk jangka waktu satu hingga tiga tahun.
“Kalau sampai lima tahun berarti seluruh syarat utama dan sembilan standar penilaian benar-benar terpenuhi dengan sangat baik,” ucapnya.
Richard menjelaskan, hingga kini Magister Ilmu Kelautan menjadi satu-satunya program studi di Pascasarjana Unpatti yang telah memperoleh akreditasi unggul penuh dari LAMSAMA.
Namun demikian, sejumlah program studi lain saat ini sedang mengikuti proses akreditasi internasional, antara lain melalui ASIIN dan FIBAA. Program-program tersebut meliputi Magister Manajemen, Magister Administrasi Publik, Magister Ilmu Hukum, hingga Program Doktor Ilmu Hukum.
“Kalau proses akreditasi internasional itu berhasil, maka statusnya bisa disetarakan dengan unggul. Ke depan kami optimistis jumlah program studi unggul di Pascasarjana Unpatti akan terus bertambah,” janjinya.
Richard menilai, capaian tersebut menjadi bukti, bahwa kualitas pendidikan di Unpatti telah memenuhi standar nasional dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melanjutkan studi di Unpatti karena selain memiliki kualitas pendidikan yang baik, biaya kuliah di kampus tersebut dinilai relatif terjangkau.
“Tidak perlu kuliah jauh-jauh. Dengan standar pendidikan yang sama dan UKT yang relatif lebih rendah, Unpatti bisa menjadi pilihan masyarakat, khususnya di kawasan timur Indonesia,” tuturnya.
Saat ini Pascasarjana Unpatti memiliki 14 program studi yang dapat diakses melalui beasiswa LPDP. Sebelumnya, hanya Program Magister Ilmu Kelautan yang memperoleh akses tersebut.
Sementara itu, Koordinator Prodi Magister Ilmu Kelautan Unpatti, Welem Waileruny, menambahkan, pencapaian akreditasi unggul merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim selama empat tahun terakhir.
“Prinsip dasar akreditasi adalah menulis apa yang dikerjakan dan mengerjakan apa yang ditulis. Semua yang kami laporkan dalam borang memang benar-benar dilaksanakan,” ucapnya.
Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan terhadap sembilan standar akreditasi yang mencakup aspek akademik, tata kelola, penjaminan mutu, hingga kinerja program studi. Akreditasi unggul tersebut ditetapkan pada 27 April 2025 dan berlaku hingga 26 April 2031.
Menurut Welem, capaian itu bukan pertama kali diraih oleh Program Magister Ilmu Kelautan, sebab sebelumnya program studi tersebut juga telah memperoleh status unggul saat masih berada di bawah penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
“Jadi ini sebenarnya mempertahankan status unggul, hanya saja sekarang menggunakan lembaga akreditasi yang berbeda, yakni LAMSAMA,” tandasnya.(S-25)