SIWALIMA.id > Berita
Mahasiswa Demo Minta Periksa Plt Kadis Pendidikan Bursel
Daerah | Jumat, 12 Desember 2025 pukul 16:06 WIT

AMBON, Siwalima.id - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pe­merhati Rakyat melakukan demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Kamis (11/12).

Para pendemo meminta agar Kejati Maluku, meng­usut kasus dugaan kasus bantuan Dana Bantuan Ope­rasional Sekolah (BOS) hingga dugaan jual-beli jabatan kepala sekolah dan perbuatan melawan hukum lainnya yang melibatkan Plt Kadis Pendidikan Buru Se­latan, Momin Tomanussa

Dalam aksi demo terse­but, Kordinator aksi, Kamal M dalam orasinya meminta agar Kejati Maluku mengusut Plt Kadis Pendidikan Bursel, karena diduga meminta sejumlah uang dari ke­pala sekolah dari tingkat SD dan SMP se- Kabupaten Bursel sebe­sar Rp 20 juta.

“Kami meminta kepada Kejati Maluku untuk memeriksa Plt Kadis Pendidik Bursel atas dugaan kasus gratifikasi yang melibatkan kepala-Kepala sekolah SD, SMP Se- kabupaten Buru Selatan, saat pengambilan SK Premium dengan Fee 20 juta per kepala sekolah,” katanya 

Sementara itu, Aldi, salah satu orator lainnya mengatakan, selain dugaan gratifikasi, ia juga men­desak Kejati usut kasus pengelo­laan dana Bantuan Operasi Se­kolah (BOS) Tahun 2001 sebesar Rp1.861.452.200.00 dan tahun 2019 sebesar Rp1.015.000. 000.00.

“Kami mendesak Kejati Maluku untuk segera memeriksa Momin Tomanussa sebagai penanggung jawab dana BOS Tahun 2018 se­besar Rp1.861.452.200.00 dan Ta­hun 2019 sebesar Rp1.015.000. 000.00.,” tegasnya.

Orator lainnya juga mengung­kapkan bahwa Plt Kadis Pendikan Bursel diduga melakukan dugaan tindak pidana korupsi bantuan dana hibah yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta dari Pemerintah Australia, tahun 2021 sebesar Rp18, 977, 833.18196.

“Oleh karena itu, kami berharap agar tim investigasi Kejati Maluku untuk turun dan memeriksa Plt kadis Pendidikan Buru Selatan terkait pengelolaan bantuan dana hibah dari Kementrian PUPR serta bantuan pemerintah Australia tahun 2021sebesar Rp 18, 977, 833.18196, “ujar orator.

Setelah melakukan aksi demo kurang lebih satu jam, para pen­demo ditemui oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati, Ardy. 

Ardy menyampaikan bahwa pernyataan sikap dari para pen­demo nantinya akan disampaikan kepada pimpinan. “Tuntutan massa aksi nanti kita sampaikan ke pimpinan untuk kemudian diteliti dulu, “ tandasnya. (S-29)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps