SIWALIMA.id > Berita
Moenandar Ingin Ambon Jadi Barometer Otomotif di Indonesia Timur
Online | Senin, 18 Mei 2026 pukul 16:34 WIT

AMBON, Siwalima.id - Gelaran Ascart Modified Expo (AMX) 2026 sukses mengguncang Kota Ambon, itu terbukti dimana, ribuan pengunjung memadati Taman Budaya Karang Panjang untuk menyaksikan festival otomotif terbesar di Maluku.

Festival yang menghadirkan deretan mobil dan motor modifikasi ekstrem, dentuman sound system, hingga parade komunitas kreatif dari berbagai daerah.

Penggagas kegiatan sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar menegaskan, AMX 2026 bukan sekadar ajang pamer kendaraan modifikasi, tetapi langkah besar menjadikan Ambon sebagai pusat industri kreatif otomotif di Indonesia Timur.

“Ini bukan hanya event komunitas, tapi momentum menunjukkan, bahwa Ambon punya potensi besar di dunia otomotif dan ekonomi kreatif,” ucap Moenandar kepada wartawan, Minggu (17/5) malam. 

AMX 2026 kata Moenandar, merupakan tahun kedua penyelenggaraan event otomotif yang sebelumnya dikenal dengan nama Ascart Autofest. Tahun ini, konsep kegiatan dibuat jauh lebih besar dengan melibatkan ratusan peserta dari Ambon, Maluku Tengah hingga luar Provinsi Maluku.

Kegiatan yang dibuka Wakil Ketua DPRD Maluku, Johan Lewerissa itu berlangsung selama 16-17 Mei 2026, dan menghadirkan beragam kompetisi bergengsi.

Mulai dari kontes modifikasi mobil dan motor berbagai kategori, kompetisi sound system (SPL), balap Tamiya, lomba fotografi, live music, penampilan artis lokal hingga bazar UMKM yang dipadati pengunjung sejak hari pertama.

Antusiasme peserta, bahkan datang dari luar Maluku. Salah satu peserta asal Papua rela membawa perlengkapan sound system lengkap demi ikut bertarung di ajang AMX 2026.

“Ada peserta dari Papua datang khusus ikut lomba SPL. Ini membuktikan AMX mulai dikenal luas dan punya daya tarik nasional,” ungkap Moenandar.

Tak hanya menjadi panggung pecinta otomotif lanjut Moenandar, AMX 2026 juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Sekitar 20 pelaku UMKM dilibatkan dalam event tersebut, termasuk kelompok angkatan muda di sekitar lokasi kegiatan.

Pemilihan Taman Budaya Karang Panjang sebagai lokasi acara, juga dilakukan untuk menghindari kepadatan lalu lintas di pusat kota, sekaligus memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Kita ingin event ini bukan cuma ramai, tapi juga memberikan manfaat ekonomi kepada warga,” tandas Moenandar.

Untuk menjaga kualitas kompetisi menurut Moenandar, panitia mendatangkan juri profesional dari luar daerah. Juri kategori mobil berasal dari Makassar, motor dari Surabaya, sementara kategori sound system didatangkan dari Manado.

“Penilaian dilakukan profesional sesuai standar nasional. Tidak ada titipan juara,” tegas Moenandar.

Sebagai bentuk apresiasi kata Moenandar, panitia menyiapkan 152 piala lengkap dengan hadiah jutaan rupiah. Seluruh peserta juga mendapatkan sertifikat penghargaan, baik pemenang maupun non pemenang.

AMX 2026 turut didukung sejumlah sponsor besar seperti PLN, Yamaha dan Hyundai. Melalui event ini, diharapkan Ambon ke depan tidak hanya dikenal sebagai kota musik dan wisata, tetapi juga tumbuh menjadi kota kreatif dengan industri otomotif yang maju, modern dan mampu bersaing di level nasional. (S-10)

BERITA TERKAIT