AMBON, Siwalimanews – Upaya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk merealisasikan proyek Maluku Integrated Port (MIP) di Waisarisa, Kabupaten Seram Bagian Barat kian dekat.
Pasalnya, rencana pembangunan Maluku Integrated Port yang merupakan proyek strategis nasional tersebut, bakal memasuki tahapan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama dengan investor asal Jepang.
Rencana penandatanganan MoU dengan investor yang tertarik untuk melakukan investasi pada proyek MIP tersebut, disampaikan gubernur kepada wartawan di Ambon, Sabtu (4/10).
Gubernur menjelaskan, penandatanganan kerja sama pembangunan MIP ini, akan dilakukan pada event World Expo Osaka 2025 yang diselenggarakan oleh Bappenas di Jepang pada 7 Oktober mendatang.
Penandatanganan MoU MIP ini dinilainya, merupakan langkah awal yang nyata dalam mewujudkan proyek pelabuhan internasional yang telah lama ditunggu.
âMomentum itu akan dilakukan oleh investor untuk penandatanganan MoU. Sebagai Pemerintah Provinsi Maluku yang berinisiatif membangun proyek ini, kami menyambut dengan sukacita rencana tersebut,â ucap gubernur.
Menurut gubernur, penandatanganan ini menjadi momentum âpecah telorâ bagi pembangunan MIP setelah sebelumnya melalui proses panjang tahap perencanaan dan promosi.
Karena itu, diharapkan dukungan penuh dari semua pihak, agar proyek ini benar-benar bisa direalisasikan sesuai dengan statusnya sebagai bagian dari proyek strategi nasional.
âSaya akan berangkat tanggal 5 Oktober, tiba di Osaka 6 Oktober dan 7 Oktober saya menyaksikan proses penandatanganan MoU,â beber gubernur.
Untuk itu, gubernur minta dukungan semua pihak, baik pemerintah pusat maupun seluruh stakeholder di Maluku, sehingga MIP yang telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional ini dapat terealisasi.
âMohon doanya agar dapat berjalan aman, lancar dan sukses, sehingga MIP benar-benar menjadi pintu kemajuan Maluku,â pinta gubernur.(S-20)