SIWALIMA.id > Berita
Musrenbang RPJMD dan RKPD Digelar
Membangun Maluku Barat Daya , Suplemen | Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 15:21 WIT

PEMERINTAH Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melaksanakan kegiatan Musrenbang RPJMD Tahun 2025-2029 dan Musrenbang RKPD Tahun 2026, yang  berlangsung di Gedung Serbaguna Kota Tiakur, Kamis (30/10).

Turut hadir pimpinan OPD lingkup Pemerintah Daerah Maluku Barat Daya serta tamu undangan lainnya.

Pjs Sekertaris Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya, Daud Reimialy, dalam sambutanya menyampaikan, sesuai amanat UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional dan Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa Musrenbang RPJMD dan RKPD merupakan forum pengambilan keputusan dengan pendekatan perencanaan partisipatif untuk mengali ide, gagasan guna menghasilkan susunan terbaik yang berasal dari masyarakat sehingga dipakai sebagai pedoman dari penyusunan RPJMD untuk lima tahun kedepan dan rencana kerja pemerintah daerah tahun berikutnya.

“Musrenbang bukan saja agenda rutin, tetapi merupakan titik awal terhadap pembangunan daerah. Melalui forum ini kita menegaskan komitmen bersama bahwa perencanaan harus cepat, tepat dan berkualitas,” ujarnya.

Dikatakan, Musrenbang RPJMD dan RKPD ini bertujuan untuk mengakselerasi implementasi program prioritas Daerah sehingga tercipta sinergitas dan kolaborasi antar perangkat daerah.

“Musrenbang tahun ini miliki makna penting karena merupa­kan titik awal dan penjabaran tahun pertama dari tahapan pembangunan jangka panjang daerah 2025-2045 yang terbagi menjadi empat tahap,” jelasnya.

Kata dia, pada tahun ini meru­-pakan tahap pertama periode 2025-2029, yaitu peningkatan pondasi tranpormasi dengan permasalahan pembangunan untuk lima tahun kedepan. Ting­-ginya angka kemiskinan, belum optimalnya kualitas SDM, sarana dan prasarana infrastruktur dasar untuk memenuhi kebutuhan dasar dan pelayanan pablik, kesejahteraan ekonomi daerah, ketahanan energi dan pangan, kualitas lingkungan hidup, kapasitas fiskal daerah dan reformasi birokrasi.

“Banyak yang harus kita lakukan karena itu mesti kerja keras, tidak main-main. Masih banyak yang belum selesai. Kita akan tambah lima tahun kedepan dengan visi misi yang sama dari Bupati dan Wakil Bupati. OPD harus cerdas, tidak bisa main-main,” tegasnya.

Menurut Sekda, isu strategi daerah yang harus diperhatikan dan dikembangkan dalam pe­-rencanaan pembangunan untuk lima tahun kedepan adalah pe­-nanggulanan kemiskinan, konek­-tivitas infrastruktur, pemanfaatan SDA dan peningkatan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, pem­-bangunan perbatasan, pengelo­lahan minyak gas dan mineral lainya, tata kelolah pemerintahan, ketahanan rencana dan adaptasi perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan. 

Olehnya, diperlukan upaya kerja keras untuk melaksanakan pembangunan kedepan.

“Saya optimis jika seluruh stakholder di MBD bersama-sama menyatukan persepsi dalam gerak langkah yang sama mendorong dan menggerakan pembangunan secara simultan, maka kita akan bangkit mengejar ketertinggalan secara cepat dan kongkrit,” harapnya.

Dalam proses penyusunan RPJMD dan RKPD ini, kata Sekda, dimintakan kepada semua pimpinan dan aparatur perangkat daerah untuk miliki visi kedepan dan inovatif. Perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur dan akuntabel dalam penyenggaran pembangunan pada tahun 2025-2029 serta mampu  menjawab permasalahan, tantangan dan isu-isu strategis yang terus dan masih dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat MBD.

“Sejalan dengan itu diperlukan sinergitas, kolaborasi, diskusi serta proses proses lainya yang harus dilalui termasuk agenda hari ini yaitu Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD Tahun 2026,” pintanya. (S-28)

BERITA TERKAIT