SIWALIMA.id > Berita
Pakabu: Program Perumahan Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Maluku
Online | Senin, 11 Mei 2026 pukul 17:56 WIT

 AMBON, Siwalima.id - Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Maluku, Piter Pakabu memastikan, penanganan rumah tidak layak huni, bakal mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku.

Hal ini diungkapkan Pakabu pada kegiatan Bastori Sore yang diselenggarakan Pemprov Maluku bersama instansi vertikal, guna mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi oleh BPS baru-baru ini.

Pakabu mengungkapkan, kegiatan Bastori Sore tersebut, menjadi salah satu agenda penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, guna mendorong pembangunan daerah berbasis data dan kondisi riil masyarakat. 

Menurutnya, program perumahan memiliki keterkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi penerima bantuan yang masuk dalam kategori Desil 1 sampai Desil 4. 

Bantuan rumah layak huni, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, namun juga menjadi instrumen dalam meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

“Program perumahan yang dilaksanakan pemerintah, pada dasarnya memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, sehat dan aman, maka produktivitas keluarga juga meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi dari satu rumah tangga dapat tercipta,” ujar Pakabu.

Salah satu program perumahan yang dinilai memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat kata Pakabu, yakni Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), karena akan sangat membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 4, untuk memperoleh hunian yang layak dan sehat.

Pelaksanaan program BSPS di Provinsi Maluku pada tahun 2026, saat ini telah mencapai sekitar 3.000 unit rumah dan jumlah tersebut masih akan terus bertambah, seiring dukungan pemerintah terhadap kebutuhan perumahan masyarakat. 

“Program tersebut tidak hanya memberikan manfaat dari sisi hunian, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal serta perputaran ekonomi bahan bangunan di daerah,” tandas Pakabu.

Disisi lain, dengan adanya program BSPS ini, diharapkan tingkat backlog perumahan di Provinsi Maluku dapat terus ditekan, sehingga secara otomatis nilai kesejahteraan masyarakat juga akan semakin meningkat dan akan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat sehingga mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih baik. 

Selain itu, pelaksanaan program bantuan perumahan juga turut memberikan dampak ekonomi melalui perputaran bahan bangunan dan pemberdayaan tenaga kerja lokal di daerah.

Dengan terselenggaranya forum Bastori Sore, Pakabu meyakini, akan tercipta kesamaan persepsi antar instansi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku, khususnya pada sektor perumahan sebagai salah satu fondasi utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.(S-20)

BERITA TERKAIT