SIWALIMA.id > Berita
Pemilik Akun Senter Maluku Ditangkap, Gubernur Apresiasi Ketegasan Polda
Online | Senin, 27 April 2026 pukul 17:00 WIT

AMBON, Siwalima.id - Setelah berselancar di media sosial dengan menggunakan narasi-narasi yang menyerang Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, pemilik akun Senter Maluku, Zulham Wailuru akhirnya ditangkap Polda Maluku.

Ketegasan Polda Maluku yang berhasil meringkus Wailuru ini, diapresiasi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa sebagai pihak yang selama ini menjadi sasaran utama fitnah dan serangan.

Kepada Siwalima, gubernur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Maluku dan seluruh jajaran atas kinerja yang luar biasa cepat dan tepat dalam menindak pelaku.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Polda Maluku. Ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk di ruang digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita,” ucap gubernur.

Gubenrur mengaku, setiap warga negara diberikan kebebasan untuk berpendapat dan hak itu dijamin negara, namun kebebasan berpendapat itu harus tetap berpijak pada etika dan norma hukum.

Gubernur mempersilahkan, siapapun warga negara khususnya di Provinsi Maluku untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi, sebab sebagai gubernur dirinya tidak anti terhadap kritik, karena kritik merupakan bagian dari demokrasi. 

“Silahkan menyampaikan aspirasi dan kritikan, tapi cara menyampaikannya haruslah santun, beretika dan bertanggung jawab. Jangan sampai kebebasan itu disalahgunakan untuk memfitnah, menghina atau bahkan memecah belah persatuan dengan isu SARA,” tegas gubernur.

Gubernur menegaskan, setiap kritikan yang sudah melampaui batas dan menjurus pada fitnah, penghinaan apalagi bertujuan untuk memecah belah persatuan yang telah terbangun selama ini, maka ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi.

Media sosial tambah gubernur, seharusnya menjadi wadah untuk membangun, menyebarkan kebaikan dan mempererat tali persaudaraan, bukan menjadi ladang untuk menjatuhkan nama baik orang lain atau merusak kedamaian yang telah dibangun dengan susah payah.

"Kami serahkan prosesnya kepada aparat kepolisian untuk dituntaskan sesuai aturan yang berlaku," tandas gubernur.

Gubernur menegaskan, Maluku telah memilih jalan damai dan siapapun yang mencoba mengganggu perdamaian, maka hukum akan bekerja dengan tegak dan adil.(S-20)

BERITA TERKAIT