AMBON, Siwalima.id - Setelah sebelumnya menjadi produk lokal pangan unggulan di Pulau Buru, kini Pemerintah Provinsi Maluku melakukan budidaya tanaman hotong.
Diatas hamparan 1 hektar lahan yang berlokasi di UPT Holtikultura Dusun Telaga Kodok, Desa Hitu, Pemerintah Provinsi Maluku mulai membudidayakan tanaman hotong sebagai pangan lokal pengganti nasi dengan menggandeng Gerakan Pemuda Ansor.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath saat melakukan penanaman perdana mengatakan, Pemprov Maluku telah berkomitmen untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
Asta cita tersebut, sejalan dengan sapta cita ke-6 Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, yakni peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, melalui hilirisasi komoditas unggulan, pemberian insentif bagi UMKM, membuka askesibilitas pasar dan mengurangi disparitas antar wilayah.
"Penanaman hotong hari ini merupakan langkah strategis Pemprov Maluku dalam meningkatkan kemandirian pangan melalui pengembangan pangan lokal," ucap wagub.
Pemprov kata wagub, tentu mendukung swasembada pangan melalui pengembangan pangan lokal yang potensial seperti sagu, hotong, sukun, jagung dan umbi-umbian.
Apalagi hotong, merupakan pangan lokal asal Pulau Buru bernutrisi tinggi yang juga dikenal sebagai food of kings memiliki manfaat kesehatan antara lain indeks glikemik rendah, anti oksidan, menurunkan risiko diabetes, anti kanker, bebas gluten serta baik untuk pencernaan.
"Kita juga tahu hasil penelitian Unpatti menunjukkan hotong mengandung karbohidrat dan protein lebih tinggi dibandingkan dengan sorgum dan beras yang harus dibudidayakan," tandas wagub.
Untuk itu. Kata wagub, melalui momentum penanaman hari ini, diharapkan hotong dapat menjadi alternatif pangan masa depan, selain pangan lokal lainnya yang sangat potensial untuk dikembangkan di Maluku.
Apresiasi juga diberikan wagub kepada gerakan Pemuda Ansor yang telah berkolaborasi dengan Pemprov Maluku melalui Dinas Pertanian, dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan di Maluku.
"Saya harapkan kepada gerakan Pemuda Ansor sebagai patriot pangan dapat menjadi garda terdepan bagi petani milenial dan turut berkontribusi bagi pembangunan pertanian di Maluku,” harap wagub.
Wagub menambahkan, penanaman hotong selain akan menjadi sumber benih, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi kelompok tani, penyuluh maupun akademisi dan masyarakat luas untuk mengenal dan memahami cara budidaya hotong yang baik, sehingga dapat memberikan hasil produksi yang optimal.(S-20)