AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terus menata kawasan eks Pasar Gambus agar lebih tertib dan fungsional.
Plt Kepala Bidang Pengembangan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Ambon, Wendy Sahusilawane, menjelaskan, hingga saat ini pekerjaan pengaspalan di kawasan tersebut telah mencapai sekitar 940 meter persegi dan masih tersisa sekitar 650 meter persegi lahan yang belum diaspal.
“Untuk yang belum diaspal, sudah ada arahan dari pak walikota agar diusulkan kembali, sehingga bisa diselesaikan. Targetnya, tahun ini seluruh kawasan bisa dirampungkan,” ungkap Wendy.
Pekerjaan yang masuk dalam kontrak tahun anggaran 2025 kata Wendy, telah diselesaikan sesuai target. Sementara untuk proses penyerahan hasil pekerjaan, nantinya akan menunggu keputusan walikota.
Penataan kawasan eks Pasar Gambus, merupakan bagian dari program prioritas Walikota Ambon, dengan tujuan menciptakan kawasan tersebut lebih rapi dan tertata.
Selain pengaspalan jalan, pemerintah juga telah membangun kios di lokasi tersebut. Saat ini, tercatat sebanyak 22 unit kios telah tersedia dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan.
“Total ada 22 unit kios yang sudah dibangun. Harapannya bisa segera difungsikan sesuai kebutuhan,” ucap Wendy.
Untuk pembiayaan proyek penataan kawasan tersebut lanjut Wendy, menggunakan APBD Kota Ambon dengan total anggaran sekitar Rp700 juta. Anggaran tersebut mencakup pembangunan jalan, sekaligus kios dalam satu paket pekerjaan.
Terkait peruntukan kios dan los, Sahusilawane menegaskan, hal tersebut akan ditentukan oleh Pemerintah Kota sesuai arahan walikota dan instansi terkait.
“Prinsipnya kami di PUPR hanya menyiapkan infrastruktur, baik jalan maupun kios. Untuk pemanfaatannya akan ditentukan lebih lanjut oleh pemerintah,” jelas Wendy.(Mg-1)