AMBON, Siwalimanews â Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi warga binaan, maka Rumah Tahanan Kelas IIA Ambon tengah menyiapkan empat jenis kamar khusus, yang disesuaikan dengan kebutuhan penghuni rutan.
Kepala Rutan Ambon Yudhy Rizaldy mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk menghadirkan lingkungan pembinaan yang lebih manusiawi, berkeadilan dan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan.
âRutan bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga wadah pembinaan. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan fasilitas yang ramah dan memperhatikan kondisi setiap warga binaan,â ujar Yudhy kepada wartawan di Ambon, Selasa (14/10).
Ia menjelaskan, empat kamar khusus yang sedang dipersiapkan meliputi, kamar untuk warga binaan lanjut usia (lansia), kamar bebas asap rokok, kamar bagi warga binaan penyandang disabilitas, serta kamar untuk para santri yang ingin fokus beribadah.
Kamar khusus bagi warga binaan lansia ini, akan dilengkapi fasilitas yang menyesuaikan kebutuhan fisik mereka, seperti tempat tidur rendah dan akses yang lebih mudah menuju fasilitas kesehatan.
Sementara, kamar bebas asap rokok disiapkan untuk warga binaan yang ingin menjalani hidup sehat serta bagi mereka yang tidak ingin terpapar asap rokok dari sesama penghuni. Untuk penyandang disabilitas, Rutan Ambon akan menyiapkan kamar yang lebih ramah akses, termasuk fasilitas penunjang seperti pegangan tangan dan jalur kursi roda.
Sedangkan kamar santri, diperuntukkan bagi warga binaan yang berkomitmen mengikuti kegiatan keagamaan dan pembinaan rohani.
âKami ingin memberikan ruang khusus bagi mereka yang ingin memperdalam ibadah dan pembinaan spiritual. Harapannya, setelah bebas nanti, mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik,â jelas Yudhy.
Program ini kata Yudhy, merupakan bentuk implementasi dari nilai-nilai pembinaan berkelanjutan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan penghormatan terhadap hak asasi setiap warga binaan.
âDengan fasilitas ini, kami ingin memastikan semua warga binaan tanpa kecuali mendapatkan perlakuan yang adil, manusiawi, dan sesuai kebutuhan mereka,â tandas Yudhy.(S-26)