SIWALIMA.id > Berita
Pertamina: Stok dan Suplai BBM & LPG di Maluku Aman
Ekonomi | Senin, 27 April 2026 pukul 12:21 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area Retail Maluku memastikan ketersediaan dan penyaluran LPG Non-Subsidi BBM di aman bagi masyarakat.

Komitmen ini diperkuat melalui ko­ordinasi distribusi LPG bersama pe­­me­­rintah provinsi, pemerintah ka­bu­paten dan kota, serta Hiswana Migas

Sales Area Manager Retail Maluku, Aria Aditya mengung­kap­kan secara prinsip, ketahanan stok LPG di Maluku terus dijaga.

Menurutnya, langkah strategis ini diambil untuk memastikan masyara­kat di seluruh pelosok Maluku tetap men­dapatkan akses energi dengan mu­dah di tengah dinamika rantai pa­sok energi global yang tengah fluktuatif.

Sebagai langkah adaptif terhadap perkembangan geopolitik, Pertamina mulai mengalihkan fokus pengisian LPG ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang ada di Kota Ambon untuk melayani kebutuhan seluruh wilayah Maluku.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok dan suplai terus dijaga. Kami telah melakukan penyesuaian pola suplai dengan mengoptimalkan SPBE di Ambon sebagai pusat pe­ngi­­­sian utama,” terang Aria dalam rilis yang diterima Siwalima, Kamis. (23/4).

Dikatakan mengoptimalkan SPBE di Ambon agar lebih mandiri secara energi dan tidak bergantung penuh pada pengiriman dari luar daerah seperti Surabaya.

 Ia juga menekankan, fokus utama saat ini adalah meningkatkan jami­nan stok dan memastikan distribusi berjalan tanpa hambatan, terutama di Kota Tual, Maluku Tenggara, Ke­pu­lauan Aru hingga Maluku Barat Daya.

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan stok di lapangan, Per­tamina Patra Niaga bersama pemda sepakat untuk mengoptimal­kan jalur pelayaran umum dan program tol laut.

Dukungan dari pemda sangat krusial dalam mengakomodasi kelan­caran logistik dari SPBE Ambon menuju daerah-daerah tersebut.

"Kami menggandeng pemerintah provinsi, kabupaten dan kota bersa­ma-sama mengawal jalur pelayaran. Tujuannya untuk memastikan distri­busi LPG sampai ke tangan konsu­men dengan tepat waktu dan harga yang tetap objektif sesuai kondisi pasar," janjinya.

Masih dalam rilis tersebut, Area Manager Comm, Rel & CSR Perta­mina Patra Niaga Regional Papua Malu­ku, Ispiani Abbas minta duku­ngan semua pihak untuk meng­edu­kasi masyarakat agar tetap tenang dalam mem­beli LPG demi menjaga kondusifitas dan sta­bilitas pasar di lapangan.

Melalui penandatanganan nota kesepaha­man, tentu seluruh pihak bersepakat untuk men­jaga stabilitas distribusi di lapangan dan meng­optimal­kan sarana fasilitas energi yang ada di Maluku.

“Diharapkan sinergitas yang ter­jalin menjadi jaminan, meski di te­ngah tantangan ekonomi global. Dis­tribusi energi di Maluku tetap kokoh dan terjaga secara berkelanjutan,” ucap Ispiani.

Senada dengan hal tersebut, Kadis ESDM Maluku, Abdul Haris mengaku, kesiapannya untuk mendukung penuh kelancaran penya­luran LPG non-subsidi.

Dukungan ini mencakup koordinasi lintas instansi guna memastikan akses logistik dan jalur pelayaran tetap terbuka lebar.

"Tentu kami siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam memfasilitasi koordi­nasi jalur pelayaran umum dan Tol Laut. Peran Pemerintah adalah memastikan bahwa distri­busi dari SPBE Ambon menuju daerah-daerah tidak mengalami hambatan, sehingga ketaha­nan energi di seluruh wilayah Maluku tetap terjaga," jelasnya.(S-27)

BERITA TERKAIT