SIWALIMA.id > Berita
Polda Maluku Siap Gelar Operasi Lilin di Wilayah Kepulauan
Online | Selasa, 16 Desember 2025 pukul 15:29 WIT

AMBON, Siwalima.id – Polda Maluku menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin 2025, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Selain itu, Polda Maluku juga siap memperkuat sinergisitas bersama TNI dan pemda, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Karakteristik Maluku sebagai daerah kepulauan membutuhkan kesiapsiagaan khusus, terutama pada sektor transportasi laut dan udara. Kami siap memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tulis Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Selasa (16/12).

Pengamanan kata kapolda, akan diprioritaskan pada gereja, pelabuhan, bandara, serta objek wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Selain itu, Polda Maluku juga meningkatkan mitigasi terhadap potensi bencana alam dan gangguan keamanan.

“Kami akan menyiagakan personel di titik-titik rawan dan objek vital, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan gangguan kamtibmas,” tulis kapolda.

Pernyataan Kapolda Maluku tersebut sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral pengamanan Nataru yang digelar di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/12) yang juga diikuti kapolda.

Dalam rakor tersebut, Kapolri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, karena pengamanan Nataru tahun ini dihadapkan pada tantangan bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini terasa berbeda, karena banyak saudara kita yang terdampak bencana. Oleh karena itu, seluruh instansi harus bekerja maksimal sesuai tugas masing-masing dan memperkuat koordinasi,” ujar Kapolri.

Operasi Lilin 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sebanyak 146.701 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan 44.436 objek vital, termasuk gereja, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, dan objek wisata.

Kapolri juga mengingatkan seluruh jajaran agar mewaspadai titik dan jam rawan, khususnya di jalur transportasi dan kawasan wisata, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dengan berkoordinasi bersama BMKG.

Rapat koordinasi lintas sektoral tersebut menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintah demi terciptanya perayaan yang aman, tertib, dan kondusif.(S-25)

BERITA TERKAIT