SIWALIMA.id > Berita
Polda Maluku Tangani Kasus Penyerangan Kantor Golkar
Online | Jumat, 10 Oktober 2025 pukul 22:43 WIT

AMBON, Siwalimanews – Polresta Pulau Ambon Pp Lease, saat ini tengah menunggu hasil penyelidikan dari Polda Maluku, terkait aksi penyerangan dan pengrusakan Kantor Partai Golkar Maluku, Kamis (9/10) sore.

Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon Pulau pulau Lease, Kompol Androyuan Elim mengatakan, pasca kejadian, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di sekitar Kantor DPD Golkar Maluku.

“Kita sudah turun ke TKP dan memasang police line di seputaran kantor. Satu jam lalu pengurus DPD I sudah melaporkan kejadian ini ke Polda Maluku,” ungkap Kompol Elim kepada wartawan di lokasi kejadian.

Dia mengaku, penanganan kasus ini sudah dalam tahap penyelidikan di Polda Maluku.

“Untuk sementara kita tunggu hasil penyelidikan dari Polda. Ada beberapa saksi yang sudah diperiksa, termasuk (video) rekaman kejadian yang juga telah dibawa ke Polda untuk dilengkapi,” jelasnya.

Pantauan Siwalima di Kantor DPD Golkar terlihat sejumlah kaca pada bangunan tersebut pecah dan terlihat kaca-kacanya berserahkan di lantai.

Diduga kuat peristiwa ini erat kaitannya dengan rencana PAW terhadap almarhum Rasyad Effendi Latuconsina, kepada Ridwan Marasabessy yang kini sedang dalam proses oleh DPD Golkar Maluku.

“Saat itu kami sedang bahas soal PAW, tiba-tiba mereka datang dan langsung merusak fasilitas di kantor,” ungkap salah satu pengurus DPD Golkar Maluku kepada wartawan usai kejadian.

Seorang pengurus perempuan juga membenarkan peristiwa tersebut. “Dong banyak sekali yang datang, mereka pakai motor dan mobil,” ungkap pengurus Golkar itu.

Peristiwa ini terjadi, Ka­mis (9/10) sekitar pukul 15.30 WIT, saat para pe­ngurus DPD tengah me­lakukan rapat internal.

Sekelompok massa ini diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang, mendatangi Kantor DPD Golkar Maluku menggunakan kendaraan roda dua dan mobil, kemudian masuk ke area kantor.

Sempat terjadi adu mulut antara massa dengan sejumlah pengurus DPD Partai Golkar,

Ridwan Marasabessy yang berada di lokasi sempat menyambut kedatangan kelompok tersebut di depan kantor.

“Saya tanya mau apa, lalu salah satu anak muda bilang mau ketemu Ketua dan Sekretaris. Setelah dicek, ternyata itu anaknya Pak Azis Mahulette,” ungkap Ridwan kepada Siwalima di Kantor DPD.

Ia menuturkan, saat diberitahu bahwa ketua, sekretaris dan bendahara sedang berada di Jakarta untuk urusan partai, massa justru menolak dan mulai bertindak agresif.

“Saya bilang kalau seng bisa ketemu, ya pulang dolo. Tapi dorang bilang seng bisa, lalu mulai dorong, ancam, dan pukul-pukul kaca sampai pecah,” jelasnya.

Dalam insiden itu, massa juga meneriakkan kalimat bernada emosi terkait pemecatan Azis Mahulette.

“Dorang sempat teriak ‘kamong tar tahu diri, seng tahu katong ini kasi tiga ribu suara untuk kemenangan Golkar, kenapa pecat Pak Azis!’ Jadi jelas, kejadian ini berkaitan dengan persoalan itu,” tegas Ridwan.

Ia menambahkan, meski terjadi kerusakan di kantor, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Kita bersyukur tidak ada yang cedera. Setelah kejadian, kita langsung laporkan ke Polda Maluku lewat bidang hukum DPD,” ujarnya. (S-26)

BERITA TERKAIT