SIWALIMA.id > Berita
Polda Verifikasi Administrasi 14 Calon Taruna Akpol
Daerah | Jumat, 19 Juni 2026 pukul 14:20 WIT

AMBON, Siwalima.id - Polda Maluku melakukan verifi­kasi administrasi bagi 14 calon taruna akademi kepolisian yang dinyatakan memenuhi syarat pada seleksi awal.

Tahapan seleksi yang digelar Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku di ruang Bagian Pengenda­lian Personel (Bag Dalpers), Rabu (17/6), diikuti 14 peserta calon Ta­runa Akpol

Kegiatan tersebut dipimpin Ke­pala Bagian Pengendalian Personel (Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku, AKBP Tommy Bambang Soui­ssa, mewakili Kepala Biro SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Polri Tahun 2026.

Dalam arahannya, Tommy meng­ingatkan seluruh peserta agar me­mas­tikan legalitas dan kelengkapan dokumen yang akan diverifikasi oleh tim pemeriksa administrasi.

“Seluruh peserta harus memas­tikan setiap dokumen yang dise­rahkan lengkap, sah dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Ketelitian dalam tahap administrasi menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi,” kata Tommy.

Untuk menjamin objektivitas dan kredibilitas seleksi, Polda Maluku menerapkan sistem verifikasi berla­pis dengan melibatkan berbagai un­sur pengawas serta instansi teknis yang memiliki kewenangan melaku­kan validasi dokumen peserta.

Tim dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon dilibatkan untuk memeriksa keaslian dokumen kependudukan peserta.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku bertugas memverifikasi dokumen akademik dan ijazah yang digunakan sebagai syarat pendaftaran.

“Selain melibatkan instansi teknis, proses seleksi juga diawasi oleh unsur pengawas internal dari Inspektorat Pengawasan Daerah dan Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Maluku,” katanya.

Pengawas eksternal dari unsur media turut dilibatkan guna memas­tikan seluruh tahapan berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Ketua Panitia Daerah Penerimaan Polri Polda Maluku, Kombes Jemi Junaidi menegaskan seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

“Seleksi penerimaan Taruna Akpol merupakan bagian dari upaya Polri untuk mencetak calon perwira yang unggul, berintegritas, profesional, dan siap menjawab tantangan tugas di masa depan. Karena itu setiap tahapan dilaksanakan secara objek­tif, transparan dan dapat diper­tanggungjawabkan,” kata Jemi.

Ia menegaskan, Polda Maluku berkomitmen menjaga seluruh pro­ses seleksi tetap bersih dari praktik percaloan, titipan, maupun inter­vensi pihak mana pun.

Pihaknya juga  memastikan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing berda­sarkan kemampuan, kompetensi dan hasil yang diperoleh selama proses seleksi. “Tidak ada ruang bagi prak­tik percaloan maupun intervensi. Yang menentukan kelulusan adalah kualitas dan kemampuan peserta itu sendiri,” tegasnya.

Menurut Jemi, rekrutmen yang berkualitas menjadi pondasi penting dalam mendukung program trans­for­masi SDM Polri Presisi sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui sistem verifikasi berlapis, pengawasan yang ketat, dan keterli­batan berbagai unsur independen, Polda Maluku berharap seluruh rang­kaian seleksi penerimaan Taruna Akpol 2026 dapat berjalan profesional serta menghasilkan calon-calon perwira Polri terbaik dari Maluku.(S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps