SIWALIMA.id > Berita
Satgas Ramadan Jamin, Stok BBM Aman Jelang Idul Fitri
Daerah | Senin, 16 Maret 2026 pukul 13:35 WIT

BULA, Siwalima.id - Tim Satgas Ramadan dan Idul Fitri Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan kesiapan kehandalan suplai dan layanan energi  untuk mendukung aktivitas ibadah, mobilitas mudik, serta kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku.

Executive General Manager Perta­mina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo mengatakan meski wilayah Papua dan Maluku tidak seramai di wilayah Indonesia lainnya untuk perayaan Idul Fitri maupun kegiatan mudik, Pertamina tetap melakukan antisipasi lonjakan konsumsi energi masyarakat serta memastikan keamanan stok energi.

Dikatakan puncak arus mudik yang diprediksi terjadi dua kali, 14-15 Maret ketika anak sekolah sudah mulai libur dan 18-19 Maret ketika mendekati perayaaan Idul Fitri. Begitu juga arus balik yang terjadi dua kali, 24-25 Maret dan 28-29 Maret.

“Kami telah petakan proyeksi atau kemungkinan peningkatan konsum­si energi pada periode-periode tersebut dan seluruh infrastruktur operasional, lembaga penyalur, dan kehandalan stok sudah kami tambah sejak awal Februari agar selama Ramadan hingga jelang Idul Fitri masyarakat bisa tenang melakukan berbagai aktivitas dan ibadahnya,” katanya.

Untuk di wilayah Papua Maluku, menurut Awan, diproyeksikan terjadi peningkatan konsumsi BBM jenis gasoline atau bensin sekitar 3.8%, minyak tanah 4.5%, Avtur 1.5%, dan LPG 17.5%.

Sedangkan untuk BBM gasoil diesel akan berkurang 10.6% dan BBM industri diprediksikan menu­run 3.5% karena pada hari libur operasional logistik serta industri akan berkurang.

Mengantisipasi hal tersebut, 21 Fuel Terminal, 2 LPG Terminal, 12 Aviation Fuel Terminal, 2 SPBE LPG non subsidi, 338 mobil tangki, dan 21 kapal tanker suplai berada dalam kondisi baik dan siap beroperasi maksimal.

Pada masa Satgas Ramadan dan Idul fitri sarana dan fasilitas tersebut juga menyesuaikan waktu operasi­nya sehingga dapat siaga menyuplai lebih cepat sesuai kebutuhan.

Untuk lembaga penyalur juga semua dalam kondisi baik siap melayani, 467 SPBU Reguler dan Non Reguler, 39 SPBU Nelayan,  228 Prestashop, 30 Agen LPG, dan 131 Agen Minyak Tanah.

“Selain kesiapan sarpras dan lembaga penyalur, kami juga memiliki 4 pilar layanan pada masa Ramadan dan Idul Fitri,” tegasnya.

Untuk layanan energi, disiapkan 506 SPBU siaga, 131 agen minyak tanah siaga, dan 30 agen LPG Siaga. Seluruh lembaga penyalur siaga ini akan beroperasi 24 jam atau jam operasionalnya lebih lama, serta tetap buka saat libur Idul Fitri, ter­utama di wilayah-wilayah atensi tadi yang merupakan lokasi perayaan, lokasi wisata, jalur utama mudik, atau pun wilayah-wilayah rawan bencana.

Layanan tambahan Serambi MyPertamina juga sudah beroperasi melayani masyarakat di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong sejak 9 Maret ketika Satgas Ramadan dan Idul Fitri Pertamina dimulai.

Seluruh layanan ini disiapkan untuk memastikan kelancaran, kemudahan, kenyamanan masyara­kat mendapatkan BBM, LPG, minyak tanah, serta untuk memastikan suplai BBM kepada layanan trans­portasi pendukung mudik baik darat, udara, dan laut.

Beberapa pola suplai alternatif juga sudah direncanakan sebagai antisipasi kondisi-kondisi tertentu. Masyarakat tidak perlu khawatir dan mari konsumsi energi sesuai kebu­tuhan,” terangnya.

Selain itu, MyPertamina juga menawarkan banyak sekali promosi di masa Ramadan dan Idul Fitri seperti promo diskon mudik Rp 15.000 Pakai MyPertamina hemat hingga Rp 300 per liter untuk pembelian Pertamax Series dan Dex periode 13–31 Maret.

 Promo refill hemat Bright Gas cashback Rp 15 ribu untuk 5.5 Kg dan cashback Rp 25 ribu untuk 12 kg pada periode hingga 31 Desember.

Khusus Idul Fitri, MyPertamina juga menawarkan THR sebesar Rp 100.000, hanya dengan pakai MyPer­tamina dengan transaksi akumulasi sebesar Rp 1 juta.

Selama Ramadan pun, setiap harinya SPBU Pertamina berbagi takjil bagi pengendara yang masih berak­tivitas di waktu berbuka puasa.

Tidak lupa, di sektor aviasi, Per­tamina turut menghadirkan diskon 10% Avtur di 37 bandara pada periode 14–29 Maret sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran ope­rasional penerbangan selama perio­de mudik Lebaran.(S-27)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps