SIWALIMA.id > Berita
Unpatti Siapkan 7.026 Kuota SNPMB 2026
Online | Kamis, 26 Februari 2026 pukul 13:12 WIT

AMBON, Siwalima.id – Universitas Pattimura Ambon, membuka Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026 dengan total kuota sebanyak 7.026 mahasiswa baru untuk 82 program studi.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Dominggus Malle, menjelaskan, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 masih menggunakan basis penilaian rapor bagi siswa yang dinyatakan memenuhi syarat oleh sekolah.

Namun, terdapat pembaruan kebijakan berupa, pemberlakuan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai instrumen validasi nilai rapor.

“TKA bukan menjadi syarat kelulusan utama, tetapi nilainya wajib dimiliki peserta sebagai bentuk verifikasi konsistensi capaian akademik,” jelas Malle dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Kamis (26/2).

Peserta yang lulus melalui jalur SNBP menurut Malle , wajib melakukan registrasi ulang dan tidak diperkenankan mengikuti jalur seleksi lain di perguruan tinggi negeri selama dua tahun apabila mengundurkan diri.

“Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga integritas sistem seleksi dan mencegah terhambatnya kuota calon mahasiswa lain,” tulis Malle.

Sementara pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) kata Malle, diwajibkan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan komponen tes potensi skolastik dan literasi, meliputi literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta penalaran matematika.

Biaya pendaftaran SNBT ditetapkan sebesar Rp200 ribu dan terbuka bagi lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026, termasuk lulusan Paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.

“Pelaksanaan UTBK di Unpatti akan dipusatkan di Kampus Ambon dengan sejumlah sub pusat di wilayah Maluku, yakni Tual, Saumlaki, Dobo dan Tiakur. Selain itu, direncanakan penambahan lokasi di Bula dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan internet serta dukungan pemda setempat,” papar Malle.

Dari total 7.026 kuota lanjut Malle, distribusi penerimaan terdiri atas 40 persen untuk jalur SNBP atau sekitar 2.810 kursi, 30 persen untuk SNBT sekitar 2.108 kursi, dan 30 persen untuk jalur mandiri.

Karena itu ia mengingatkan, jalur mandiri bersifat non-subsidi dan mewajibkan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

"Karena itu, calon mahasiswa mempertimbangkan secara matang pilihan jalur masuk," pesan Malle.

Ia juga mendorong lulusan SMA/SMK di Maluku memaksimalkan peluang melalui jalur SNBP dan SNBT di Unpatti, terutama jika program studi yang diminati tersedia di kampus tersebut.(S-25)

BERITA TERKAIT