SIWALIMA.id > Berita
Warga Desa Waai Dilatih Jadi Relawan Tanggap Bencana
Online | Selasa, 10 Februari 2026 pukul 20:27 WIT

AMBON, Siwalima.id – Warga Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, dipersiapkan menjadi relawan tanggap bencana oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Maluku.

Penyiapan relawan tanggap bencana ini, merupakan upaya FPRB Maluku dalam memitigasi dampak bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi, mengingat Maluku berada di wilayah cincin api dengan potensi bencana cukup besar.

Ketua FPRB Maluku, Kasrul Selang menjelaskan, FPRB Maluku memiliki tanggungjawab sebagai mitra kerja pemerintah daerah untuk memberikan edukasi, sekaligus pelatihan kepada masyarakat terkait cara menghadapi bencana.

“Sejak beberapa pekan lalu kita sudah berada di Desa Waai untuk pengenalan program serta edukasi karakteristik bencana disekitar dan didalamnya kita sudah melakukan simulasi bagi masyarakat setempat,” ucap Kasrul disela-sela kegiatan simulasi mitigasi bencana yang berlangsung di Desa Waai, Senin (9/2) kemarin.

Menurutnya, selama beberapa hari masyarakat, khususnya para pemuda dibekali dengan berbagai materi menyangkut langkah-langkah penanganan, jika terjadi bencana yang tidak dapat diprediksi.

Simulasi mitigasi bencana yang dilakukan kata Kasrul, bukan merupakan tindakan administrasi semata melainkan bentuk kontribusi FPRB agar masyarakat semakin siap ketika sewaktu-waktu terjadi bencana sekaligus memahami benar cara menghadapi bencana tersebut.

“Masyarakat sudah dibekali dengan berbagai hal menyangkut mitigasi bencana seperti pembentukan relawan tanggap bencana, sosialisasi cara membuat peta hingga jalur evakuasi,”  jelasnya Kasrul.

Para relawan yang telah dilatih sambung Kasrul, telah memiliki bekal yang cukup banyak untuk dapat bertindak menolong masyarakat, bukan saja di Desa Waai tetapi juga desa sekitar.

FPRB juga telah memasang 20 rambu evakuasi di Desa Waai, yang memang selama ini belum terpasang sekaligus mengadakan media edukasi dan peta jalur evakuasi.

“Kita berharap dengan program desa tangguh bencana yang telah kita buat, kedepannya masyarakat akan semakin siap menghadapi ancaman bencana alam sehingga dapat mengurangi dampak bencana itu sendiri,” tegas Kasrul.

Dengan berakhirnya kegiatan simulasi mitigasi bencana, FPRB lantas menetapkan Waai sebagai desa tangguh bencana di Provinsi Maluku.(S-20)

BERITA TERKAIT